Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tuai Kecaman Hingga Fatwa Haram dari Komite Al-Azhar, PUBG Minta Maaf

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 6 Juni 2020 19:28 7:28 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 6 Juni 2020 19:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Pengembang game online populer PUBG minta maaf atas kontroversi di fitur terbarunya yakni Mode Jungle Adventure. Sebelumnya karena fitur terbaru itu pihaknya mendapatkan banyak kecaman karena dianggap mengajarkan anak-anak konsep menyembah berhala.

Dalam game tersebut, pemain dapat menemukan kuil yang memiliki beragam patung totem berkekuatan magis. Jika pemain ingin menambah kekuatan dan senjata, pemain harus melakukan gerakan tertentu seperti ritual kepada patung totem.

Pihak PUBG memberi tanggapan dan meminta maaf. Pihaknya juga mengumumkan bahwa mereka telah menghapus mode tersebut.

“Kami sangat menyesal bahwa beberapa fitur dalam permainan telah menyinggung beberapa pemain kami,” kata Tencent pengembang game PUBG, dikutip dari Gulf News. “Kami menghormati nilai-nilai, tradisi dan praktik para pemain kami dan menyesali rasa sakit dan kesedihan yang telah kami sebabkan. Kami telah menghilangkan gerakan itu dan sedang menghapus visual yang relevan.”

يودّ فريق ببجي موبايل التطرّق لمسألة القلق التي نتجت عن التحديث الأخير ونودّ أن نعبر عن أسفنا حيال تسبب الخصائص الجديدة في اللعبة بالاستياء لدى اللاعبين.
اتخذنا الإجراءات وأزلنا الخاصية. فريق لعبة ببجي موبايل يحترم جميع الأديان ويبذل أقصى ما بوسعه لتوفير بيئة لعب آمنة للجميع pic.twitter.com/ke1bKUOGU2

— PUBG MOBILE Arabic (@PUBGMOBILE_ARB) June 4, 2020

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya Komite Fatwa Online Al-Azhar mengeluarkan peringatan keras terhadap game ini karena mengeluarkan fitur terbaru yang berisi ritual “menyembah patung”. Meski aksi ritual itu hanya berlaku di dunia virtual, bukan langsung dilakukan oleh si pemain, namun itu dapat menjangkau ranah aqidah.

Dalam fatwanya, yang disiarkan melalui akun Facebook resminya pada Kamis (4/6/2020), Komite Fatwa Al-Azhar menegaskan, “(Kami) menekankan kesucian semua game online yang menyerukan kekerasan atau yang mengandung ide-ide salah yang dimaksudkan untuk merusak agama atau hukum dan penghinaan agama atau panggilan untuk berlutut atau bersujud kepada selain Allah SWT atau menghina suci situs, kekerasan, kebencian, terorisme atau melukai jiwa atau orang lain.”

https://www.facebook.com/fatwacenter/posts/3237349156317356?__tn__=K-R

Fatwa Al-Azhar tersebut disambut serius oleh pengguna media sosial membuat muncul hastag penghapusan PUBG. Di Indonesia sendiri juga ramai pembicaraan tentang mode kontroversi Game PUBG ini. Protes tersebut terlihat sempat mengalir di akun sosial media milik PUBG Mobile Indonesia.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Azhargame onlineharamPUBG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Silaturrahim Syawal Anak Punk
Tulisan selanjutnya Trump Perintahkan Pengurangan Jumlah Pasukan Amerika Serikat di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?