Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

NU Minta Pemkot Surabaya Tidak Izinkan Buka Karaoke, Spa, Panti Pijat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juni 2020 21:14 9:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2020 20:13
Bagikan
risma marah
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ant
Bagikan

Hidayatullah.com- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya memberikan masukan serius kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam transisi menuju tatanan kehidupan normal baru.

PCNU Surabaya meminta Pemkot agar tidak mengizinkan pembukaan tempat-tempat yang berbeda menurut kelaziman dan pengetahuan umum.

Dalam hal ini, PCNU meminta pemerintah kota tidak membuka tempat karaoke, spa, dan panti pijat di masa transisi menuju tatanan kehidupan normal baru.

PCNU Surabaya menilai, memberikan ruang dan fasilitas terjadinya kemaksiatan seperti karaoke dewasa yang menyediakan pemandu lagu, spa, dan panti pijat untuk dewasa dengan layanan terapis lawan jenis serta tempat-tempat yang diduga membuka pelayanan hiburan dewasa dengan kedok restoran dan salon.

Terhadap tempat-tempat sebagaimana tersebut, Muhibbin menekankan agar Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya tak mengizinkan pembukaan tempat-tempat tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sehingga tidak diperlukan penetapan protokol apapun untuk itu,” kata Ketua PCNU Surabaya Achmad Muhibbin Zuhri di Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/06/2020) dikutip dari Antara.

Achmad menjelaskan, secara teologis, pandemi Covid-19 harus dipahami sebagai ujian sekaligus peringatan dari Allah Subhanahu Wata’ala.

“Ujian diberikan supaya kita bisa bersabar, sedangkan peringatan diberikan supaya kita kembali ke jalan-Nya,” jelasnya.

Bersabar dalam ketaatan untuk tidak melaksanakan kemaksiatan dan menerima musibah dengan ridho. Sementara itu, sambungnya, tata kehidupan baru harus dibangun dengan introspeksi dan didasarkan pada tuntunan agama dan nilai moral yang baik.

PCNU Surabaya menilai, hal tersebut bertujuan agar Wali Kota memimpin penanggulangan penyebaran Covid-19 ini dengan menekankan gerakan spiritual, doa.

Juga bertujuan membersihkan Kota Pahlawan ini dari kegiatan-kegiatan yang berbau maksiat, selain melaksanakan ikhtiar dzahir seperti yang sudah diupayakan selama ini dalam pencegahan virus corona.

Dalam hal ini penyelenggaraan tempat-tempat ibadah dan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan dan ekonomi masyarakat perlu difasilitasi dan didampingi agar dapat menerapkan protokol kesehatan sepenuhnya.

“Semoga Allah Subhanahu Wata’ala segera mengangkat virus ini, menjaga kesehatan dan keselamatan warga kota, amin,” ujarnya.

Sementara sebelumnya, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, menyebutkan, berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), pihaknya membuat petunjuk teknis atas Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Saat Pandemi Covid-19. Di dalamnya mengatur tempat karaoke, spa, dan panti pijat.

Adapun protokol kesehatan tatanan normal baru khusus di tempat karaoke, spa, dan panti pijat adalah memastikan seluruh area bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan (disinfeksi) secara berkala setiap 4 jam sekali memakai pembersih dan disinfektan yang sesuai.

Selain itu, harus memisahkan jalur masuk dan keluar pengunjung atau tamu, mengutamakan pembayaran atau pemesanan secara daring dan mengurangi kapasitas usaha menjadi 50 % dari keadaan normal sebelumnya.

Juga, menyediakan thermo gun di pintu masuk tamu dan melarang masuk tamu yang bersuhu tubuh ≥37,5 °C dan tidak menggunakan masker, serta wajib melakukan pemeriksaan kesehatan kepada karyawan secara berkala.

“Karena ini bidang ini khusus sehingga memerlukan petunjuk teknis khusus juga,” sebutnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19karaokepanti pijatPCNUPCNU SurabayaspaSurabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seratusan Kasus Covid-19 Jerman Berawal di Gereja
Tulisan selanjutnya Eks Marinir Amerika Serikat Divonis Penjara 16 Tahun karena Spionase di Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?