Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Arsitek Turki Menemukan 329 Bangunan Peninggalan Utsmani yang Diubah Menjadi Gereja

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 19 Juli 2020 23:47 11:47 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 18 Juli 2020 18:51
Bagikan
Masjid Amerika
Bagikan

Hidayatullah.com–Melakukan traveling dan mengunjungi tanah yang merupakan wilayah bekas Kesultanan Utsmani, seorang magister arsitek menelusuri bangunan-bangunan bergaya Turki di 18 negara dan menemukan setidaknya 329 diantaranya berubah menjadi gereja atau menara lonceng.

Berbicara kepada Anadolu Agency, Mehmet Emin Yilmaz mengatakan dia menelusuri karya arsitektur Turki selama 10 tahun dan mengidentifikasi masjid-masjid, madrasah-madrasah Islam dan tempat-tempat suci yang diubah menjadi menara lonceng.

Berawal dari Balkan pada awalnya, Yilmaz berkata: “Saya pertama kali berkonsentrasi pada Hongaria, Bulgaria dan Yunani. Karena sebagian besar bangunan yang dikonversi menjadi gereja berada di tiga negara ini.”

“Kemudian, Saya mengidentifikasi 329 bangunan berarsitektur Turki seperti masjid, masjid kecil, sekolah Islam, tempat suci yang diubah menjadi gereja pada berbagai waktu di total 18 negara termasuk Aljazair, Ukraina, Krimea, Georgia, Armenia, Bosnia dan Herzegovina, Siprus, Krotia, Kosovo, Makedonia, Moldova, Romania, Serbia dan Turki,” tambahnya.

Memberikan perincian negara, ia mengatakan: “Sebanyak 117 masjid, tujuh sekolah dan tempat suci Islam dan sebuah madrasah diubah menjadi gereja dan tiga menara jam menjadi menara lonceng di Bulgaria; di Kroasia ada delapan masjid dan [menara bersejarah] ke gereja-gereja, di Krimea enam masjid, sebuah tempat suci diubah menjadi gereja-gereja, di Kosovo sebuah masjid menjadi gereja dan menara jam menjadi menara lonceng.

Baca Juga

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”

“Di Ukraina dua masjid diubah menjadi sebuah gereja dan menara masjid menjadi menara lonceng; di Makedonia tiga masjid, dua tempat suci dan dua menara jam menjadi gereja; di Serbia, 15 masjid dan dua tempat suci menjadi gereja; di Georgia dan Azerbaijan masing-masing sebuah masjid diubah menjadi gereja selama invasi Rusia; tiga masjid di Bosnia dan Herzegovina diubah menjadi gereja selama invasi Australia. ”

Lebih lanjut Yilmaz mengatakan: “Tiga masjid di Aljazair berubah menjadi gereja selama invasi Perancis, dua masjid di Armenia menjadi gereja. Di Siprus Selatan sebuah air mancur, di Moldova empat masjid dan di Rumania lima masjid semuanya diubah menjadi gereja.”

“Di Hungaria, 23 masjid, lima kuil, pemandian, dan sekolah diubah menjadi gereja, namun Hungaria adalah satu-satunya negara di Eropa yang tidak mengubah arsitektur Turki menjadi gereja. Semua konversi gereja dilakukan selama invasi Australia, ” dia menambahkan.

Yunani Paling Menonjol

Yilmaz mengatakan Yunani memiliki paling banyak arsitektur Turki yang “masih digunakan” dan menambahkan bahwa negara itu mengkonversi 76 masjid, 19 tempat suci dan sebuah menara menjadi gereja.

Selain itu, Yunani juga mengubah lima menara menjadi menara lonceng, secara total mengubah 101 karya arsitektur.

Yilmaz mengatakan karya arsitektur Turki dikonversi karena alasan politik dan tata ruang dan menambahkan: “Bangunan besar Turki yang monumental dan terutama menara di pusat kota dipandang sebagai target pertama yang akan dihancurkan karena simbolisme dominasi Turki dan Islam. Ini sangat menyedihkan bahwa hanya dalam satu malam di Sofia pada tahun 1878, tujuh menara dihancurkan dengan dinamit. ”

“Masjid adalah arsitektur yang paling banyak dikonversi menjadi gereja. Saya telah mengidentifikasi 272 masjid dan musholla. Selain masjid, 36 sekolah dan mihrab diubah menjadi gereja. Ada menara jam yang diubah menjadi menara lonceng dan minaret dipasangi lonceng,” katanya.

Sebuah menara di Kroasia, sebuah waduk air mancur di Siprus Selatan, sebuah area doa di Yunani diubah menjadi area ibadah Ortodoks, tambah Yilmaz.

“Sebuah gereja dibangun di dalam karavan di Serbia. Jadi bukan hanya masjid tetapi juga pondok-pondok, tempat-tempat suci, menara, minaret, rumah pemandian, air mancur, dan rumah-rumah milik arsitektur Turki yang diubah menjadi gereja,” katanya.

Penghancuran

Yilmaz mencatat bahwa komponen-komponen seperti kubah dan lengkungan yang mencerminkan arsitektur Turki sengaja dihancurkan dan arsitektur bangunan-bangunan itu diubah.

“Namun, tidak peduli berapa banyak mereka mengubahnya, tembok utama, yang kami sebut dinding luar utama, tetap menghadapi kiblat dan tidak dapat diubah, sehingga memungkinkan kami untuk mengidentifikasi masjid-masjid yang dikonversi ini. Saya dapat mengidentifikasi Masjid Mustafa Pasha di Budapest dengan cara ini, ” katanya.

Yilmaz menekankan bahwa tidak ada bangsa lain yang lebih menghargai karya arsitektur daripada bangsa Turki, dan mengatakan: “Orang Turki tidak pernah terpaku pada peradaban lama dan itulah sebabnya kami tidak pernah melakukan intervensi pada komponen arsitektur dari karya-karya itu yang berubah menjadi masjid. Contoh terbaik untuk ini adalah Masjid Hagia Sophia.”

“Kami telah menyayanginya [Hagia Sophia] sejak 1453, tanpa mengganggu fitur-fitur gereja. Kami hanya menambahkan mihrab, mimbar dan menara. Ketika Anda melihatnya dari luar, Anda dapat dengan mudah memahami bahwa itu dulunya adalah gereja … Namun, fitur arsitektur masjid yang diubah menjadi gereja di Eropa telah sepenuhnya dipugar. ”

Dia menyatakan bahwa tujuannya dalam penelitian arsip ini adalah untuk mendokumentasikan karya-karya arsitektur Turki.

Yilmaz, yang telah meneliti karya arsitektur Turki selama hampir 20 tahun, telah terlibat dalam banyak proyek restorasi di dalam dan luar negeri.

Ia mendirikan Pusat Penelitian Arsitektur Turki. Buku dari penelitiannya antara 2010-2020, “Turkish Works Converted Into Churches” akan segera diterbitkan.*

*Ditulis oleh Merve Aydogan di Ankara dan terbit pertama di Anadolu Agency

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaKhilafahmadrasahmasjidOttomanTurkiUtsmani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan Sebut Tindakan Mesir di Libya ‘Ilegal’
Tulisan selanjutnya Masjid di Mombasa Dibuka Kembali Para Imam Mengenakan Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

Berita
4 Oktober 2026 13:54
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi
Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Mungkin Anda Juga Suka

Ragam

Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

28 Agustus 2025 11:00
buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?