Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki akan Meminta Pertanggungjawaban UEA di Tempat dan Saat yang Tepat, kata Menhan Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2020 15:29 3:29 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Agustus 2020 15:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar menuduh Uni Emirat Arab (UEA) melakukan “tindakan jahat” di Libya dan Suriah serta berjanji akan meminta pertanggungjawabannya “di tempat dan saat yang tepat”, menurut kutipan wawancara yang dirilis oleh Al Jazeera pada Kamis (30/07/2020).

“UEA mendukung organisasi-organisasi teroris yang bermusuhan dengan Turki dengan maksud untuk merugikan kami,” kata Akar. “UEA harus mempertimbangkan ukurannya yang kecil dan tingkat pengaruhnya dan tidak boleh menyebarkan hasutan dan korupsi.”

Akar juga mengatakan bahwa Uni Emirat Arab adalah negara yang “berguna” bagi orang lain. “[Mereka] melayani orang lain secara politik atau militer dan [mereka] digunakan dari jarak jauh,” katanya.

Ankara dan UEA memiliki hubungan yang sangat agresif sejak kudeta yang gagal pada tahun 2016 di Turki, ketika para pejabat Turki mulai secara terbuka mempertanyakan apakah putra mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed, ada hubungannya dengan konspirasi.

Mei lalu, dalam sebuah pernyataan terbuka, kementerian luar negeri Turki menuduh orang-orang Emirat mendukung kelompok militan Somalia yang terkenal, al-Shabab, serta ambisi separatis Dewan Transisi Selatan di Yaman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua negara terkunci dalam persaingan regional yang sengit, yang baru-baru semakin intensif di Libya, di mana mereka mendukung pihak yang berbeda.

Turki mencurigai bahwa sebuah pesawat UEA telah digunakan untuk menyerang sistem pertahanan udara Turki pada awal bulan ini di pangkalan udara al-Watiya di Libya barat, yang direbut oleh Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang didukungnya dan diakui oleh PBB.

Akar, dalam wawancara yang sama, juga meminta para pendukung Tentara Nasional Libya (LNA) jenderal pembangkang Khalifa Haftar untuk berhenti memberikan dukungan. Haftar melakukan kampanye selama 14 bulan untuk merebut Tripoli dari GNA, yang berhasil digagalkan dengan dukungan Turki pada awal tahun ini.

LNA telah mundur ke pusat kota strategis Sirte dan pangkalan udara al-Juffra, yang menjadi target setelah al-Watiya.

“Jika UEA, Arab Saudi, Mesir, Rusia dan Prancis tidak menghentikan dukungan mereka, Haftar tidak akan stabil,” katanya. “Negara-negara ini harus mencegah Haftar dari mencapai tujuannya dan menyelesaikan masalah Sirte dan al-Juffra.”

Turki yang mendukung pemerintah GNA yang juga diakui oleh masyarakat internasional menyepakati kerja sama militer atas permintaan GNA. Selain mengirim kendaraan lapis baja dan tentara, Turki juga mengirim pesawat-pesawat drone yang kemampuannya telah terbukti mematikan.

Negara tetangga Mesir, yang mendukung panglima pembangkang Haftar secara militer, pada bulan lalu menyebut Sirte dan Juffra adalah garis merah yang tidak boleh dilewati, mengancam akan melakukan intervensi jika itu dilakukan.

Akar mengatakan Mesir harus mempertimbangkan kembali pernyataannya tentang Libya. “Saya merekomendasikan Mesir menghindari pernyataan yang tidak melayani perdamaian di Libya, namun lebih memicu perang,” katanya.*

https://www.middleeasteye.net/news/turkey-uae-accountable-defence-minister

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LibyasuriahTurkiUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kendaraan Amfibi Tenggelam Saat Latihan, 8 Tentara Amerika Serikat Hilang
Tulisan selanjutnya Warga Prancis Abaikan Protokol Kesehatan, Kasus Harian Covid-19 Melebihi 1.300

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?