Hidayatullah.com—Tiga hari berturut-turut kasus harian Covid-19 melebihi 1.300 di Prancis.
Hari Jumat malam (31/7/2020), angka kasus baru infeksi coronavirus terkonfirmasi menunjukkan kenaikan 1.346 dengan 15 klaster baru dari kurun 24 jam terakhir. Dengan demikian jumlah klaster yang sedang diselidiki total menjadi 157, lansir The Guardian.
Jumlah kasus baru harian yang hanya beberapa ratus pada awal Juli, tiba-tiba melonjak melebihi seribu perhari sejak pekan lalu, memicu otoritas kesehatan mengeluarkan peringatan kemunculan kembali virus mematikan itu. Meskipun di awal pekan lalu jumlah kasus baru sempat turun menjadi hanya 500 lebih sedikit, tetapi jumlahnya tiba-tiba melonjak lagi.
Lonjakan kasus tampak terjadi di daerah-daerah yang dikenal sebagai tujuan wisata, termasuk kawasan pesisir pantai, yang kemudian dijuluki sebagai “efek liburan” oleh pers Prancis.
Para ahli kesehatan mengatakan 21% dari klaster yang diidentifikasi dipicu oleh keluarga-keluarga yang pergi liburan musim panas bersama, setelah berdiam diri di rumah selama 2 bulan masa lockdown yang berakhir pada 11 Mei. Penambahan kasus juga disebabkan acara-acara keluarga yang bersifat insidental seperti pesta pernikahan.
Para pejabat menuding sikap warga yang mulai abai terhadap protokol kesehatan sebagai penyebab utama pertambahan kasus di Prancis. Mereka juga mengatakan terlalu banyak orang yang menampakkan gejala Covid-19 tetapi tidak memeriksakan diri untuk mengetahui statusnya.*