Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Santri Indonesia termasuk yang Terbaik dan Disiplin di Madrasah Tabligh Raiwind Pakistan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2020 17:15 5:15 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 Agustus 2020 17:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Suatu hal yang membanggakan, para santri Indonesia termasuk yang terbaik dan disiplin di antara para santri yang belajar di Madrasah Tabligh Raiwind, Pakistan. Hal ini terungkap dalam kunjungan KBRI Islamabad ke Raiwind, 399 kilometer dari Islamabad.

Sebanyak 26 santri tampak bahagia dan antusias menyambut kedatangan rombongan KBRI Islamabad, mereka juga didampingi para pembimbing dan Maulana Pakistan.

“Alhamdulillah mereka (para santri Indonesia) adalah pelajar yang rajin, patuh, disiplin, tidak pernah menimbulkan masalah, dan menonjol dalam pelajaran,” ujar Maulana Umar yang juga diakui Maulana Amir sebagaimana siaran pers KBRI Islamabad kepada hidayatullah.com, Jumat (14/08/2020).

Kepada para Maulana Pakistan, tim KBRI Islamabad menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bimbingan mereka kepada para santri Indonesia.

Dalam kesempatan pertemuan selama dua jam yang hangat itu, KBRI juga menyampaikan amanat surat Dubes RI kepada pengasuh tertinggi Madrasah Raiwind, Maulana Nazar ur Rehman.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Para santri juga diberikan bantuan sembako, BLT, dan makanan jadi khas Indonesia sekadar untuk melepas rasa kangen dengan masakan tanah air.

Dalam melaksanakan misi dan tugas pelayanan serta perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di Pakistan, selain kepada segmen masyarakat yang menikah dengan Warga Pakistan, mahasiswa, KBRI Islamabad mengaku juga memberi perhatian kepada para santri yang belajar di Madrasah Tabligh Raiwind.

Baca: Upaya Mengelola Rumah Tangga Suami-Istri Campuran Indonesia dan Pakistan

Pada situasi madrasah Raiwind yang masih ditutup dari para aktivis dakwah non-santri yang menetap akibat kebijakan penguncian (lockdown) dari Covid-19, KBRI Islamabad bisa masuk dan melangsungkan pertemuan dengan para santri Indonesia di Raiwind pada Kamis (13/08/2020) itu.

Duta Besar RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri yang punya agenda kegiatan penting yang sama di Islamabad tapi tetap secara seksama memantau perkembangan para santri Raiwind, menugaskan Pelaksana Fungsi Protkons, Ahmad Firman Sejati dan Staf, Athan RI, Kol. Dody Muhtar Taufik, dan Sekretaris I Politik, Sulaiman untuk bertemu para santri itu.

“Kami terharu bertemu para bapak dari KBRI, karena sejak merebaknya wabah Covid-19 di Pakistan bulan Maret 2020, kami sudah tidak diizinkan keluar masuk madrasah, dan tamu dari luar pun tidak boleh berkunjung,” kata salah seorang santri, Qomar, menyampaikan kesannya.

Fathur, santri lainnya, menceritakan kondisi di Raiwind. Suasana lebaran Idul Fitri dan Idul Adha tahun ini, tuturnya, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami santri dari beberapa negara asing hanya bisa berdiam di kamar masing masing karena tidak dibolehkan melakukan perkumpukan,” tuturnya.

Baca: KBRI Fasilitasi Pemulangan Mandiri 182 WNI dari Pakistan

Mengamati kondisi itu, Tim Delegasi KBRI Islamabad secara bergantian menyemangati moril para santri agar tetap bersemangat dan fokus menimba ilmu dengan baik.

“Gunakan waktu luang yang banyak ini untuk lebih memperdalam pemahaman pelajaran yang diajarkan di madrasah,” kata Firman Sejati.

Sebagian santri yang ada adalah mereka yang baru datang beberapa bulan ke Pakistan dan belum pernah datang ke Islamabad.

Para santri mengucapkan kebahagiaan atas kunjungan dan perhatian KBRI Islamabad, dan secara khusus kepada Dubes RI yang pada Agustus 2020 akan mengakhiri masa tugasnya.

Kesempatan bertemu itu pun dimanfaatkan KBRI untuk mendata para santri baru serta mengecek kelengkapan dokumen keimigrasian mereka.

“Jangan pernah sungkan dan ragu untuk datang ke KBRI, karena di sana adalah rumah kita para WNI di Pakistan,” kata Dody Muhtar dan Sulaiman berbarengan.

Seiring momen peringatan HUT kemerdekaan RI, para santri pun dengan semangat menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KBRI IslamabadMadrasah Tabligh RaiwindPakistanRaiwindsantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peran Madrasah dalam Hadapi Krisis
Tulisan selanjutnya PKS: Janji Presiden “Berupaya Luar Biasa Hambat Covid-19” Harus Segera Direalisasikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?