Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KBRI Fasilitasi Pemulangan Mandiri 182 WNI dari Pakistan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Mei 2020 10:27 10:27 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Mei 2020 10:27
Bagikan
Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Amri (tiga dari kanan) pada pelepasan WNI di bandar udara Islamabad, Pakistan, Senin (18/05/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Pakistan di Islamabad berhasil memfasilitasi pemulangan (repatriasi) mandiri warga negara Indonesia (WNI), dengan memanfaatkan penerbangan khusus Pakistan International Airways (PIA) yang digunakan merepatriasi WN Pakistan dari Indonesia ke Pakistan.

”Total penumpang sebanyak 186 orang yang terdiri dari 182 WNI dan 4 WNA,” ujar Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Amri, dalam rilis KBRI Islamabad kepada hidayatullah.com, Selasa (19/05/2020).

Disebutkan, dari 182 WNI itu terdapat 136 jamaah tabligh (JT), 17 mahasiswa, 13 santri, dan 16 travellers, sementara 4 WNA itu adalah 3 WN Pakistan suami dari WNI dan 1 WN RRT santri di Pesantren Temboro, Magetan, Jatim.

“Keempat WNA tersebut adalah pemegang KITAS/ KITAP,” ujar Dubes Iwan.

Suasana haru bercampur gembira terlihat di wajah para WNI yang mayoritas lebih dari tiga bulan tertunda kepulangannya dari Pakistan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami sudah rindu tanah air dan bertemu keluarga, lebih-lebih ingin merasakan suasana puasa dan lebaran di kampung halaman,” ujar Sugeng, salah seorang WNI saat dilakukan pelepasan oleh Dubes Iwan di bandar udara Islamabad, Senin (18/05/2020).

Para WNI pun sempat melakukan buka puasa bersama yang difasilitasi KBRI Islamabad di area bandara, jelang check in keberangkatan pesawat ke Jakarta.

Menurut KBRI, proses pendataan WNI untuk repatriasi mandiri tidak mudah, mengingat tersebarnya WNI di berbagai wilayah di Pakistan. Khususnya WNI jamaah tabligh yang menjalani aktifitas secara berpindah dari satu daerah ke daerah lain di Pakistan.

Kondisi pembatasan gerak karena kebijakan lockdown dan physical distancing oleh otoritas Pakistan memaksa KBRI untuk mengupayakan berbagai langkah kreatif agar dapat terhubungi dengan seluruh WNI.

“Kami menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak, baik otoritas Pakistan, pengelola Markaz JT di Raiwind dan Islamabad, kampus dan mahasiswa IIU, pengelola Markaz JT di Ancol, juga WN Pakistan (friends of Indonesia), untuk memastikan repatriasi mandiri ini berhasil,” sebut Dubes Iwan.

Penawaran KBRI untuk repatriasi mandiri dengan PIA disambut WNI, karena harga yang lebih murah dari penerbangan lain, yaitu seharga IDR 6,8 juta per kepala dan jaminan kepastian berangkat.

Sebelumnya, masih menurut KBRI Islamabad, di antara WNI yang ikut merupakan karyawan di pabrik tembakau Pakistan seperti Phillip Morris, telah mencoba mengkoordinir menggunakan penerbangan komersial Qatar Airways, namun harga yang dikenakan sangat tinggi mencapai IDR 55 juta per kepala. Hingga saat ini pun pesawat komersial masih terkena kebijakan penguncian dan penundaan penerbangan.

Untuk memberikan perlindungan kepada WNI, KBRI Islamabad membentuk Satgas terkait Covid-19 yang dikomandani Athan RI, Kolonel Kav. Dody Muhtar Taufik, termasuk dalam proses repatriasi ini.

Satgas KBRI menyediakan kendaraan dari titik berangkat WNI menuju bandar udara Islamabad. Kepada calon penumpang juga diberikan informasi untuk mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh PIA selama penerbangan dan Pemerintah Indonesia pada saat kedatangan di Jakarta, serta menggunakan alat pelindung diri yang diperlukan.

Satgas KBRI juga melengkapi para penumpang dengan surat keterangan jalan dan surat keterangan bebas Covid-19 yang dikeluarkan otoritas kesehatan Pakistan.

“Repatriasi mandiri merupakan bagian dari upaya Pemerintah RI untuk memberikan pelindungan bagi WNI di luar negeri, yang merupakan salah satu prioritas diplomasi Indonesia,” sebut Dubes Iwan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19IslamabadJamaah TablighKBRI IslamabadPakistanWNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bagaimana India dan Israel Gunakan Pandemi untuk Perluas Proyek Kolonial Pemukim?
Tulisan selanjutnya DPR: Wacana Pelonggaran PSBB, Kebijakan Panik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?