Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengaku Diperlakukan Baik, Saadi Qadhafi Minta Maaf ke Rakyat Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2014 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2014 07:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tampil tenang tanpa ada tanda-tanda lebam Saadi Qadhafi muncul dalam rekaman video dari penjara Hadba untuk membantah kabar yang mengatakan dirinya disiksa, sekaligus meminta maaf kepada rakyat Libya.

Rekaman video itu menunjukkan Saadi mengenakan seragam penjara berwarna biru. Dia mengatakan diberitahu soal rumor yang berkembang. Saadi membantah kabar burung mengenai siksaan yang diterimanya seraya menyentuh badannya dengan kedua tangan guna menunjukkan bahwa dia dalam keadaan baik.

“Sebelumnya saya menyangka lain, tapi saya mendapati situasi berbeda di mana prosedurnya ternyata baik,” kata Saadi, dikutip Libya Herald (28/3/2014).

“Jika saja dulu saya tahu situasinya baik, saya akan kembali ke Libya sejak awal,” katanya seakan tak percaya.

Saadi mengatakan, di dalam selnya ada pemanas dan dia juga melakukan shalat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan perdana menteri Ali Zeidan yang kabur ke Eropa, dalam wawancaranya pekan ini dengan media Inggris The Times mengaku mendengar bahwa Saadi mendapatkan siksaan dan perlakuan buruk di dalam tahanan. Kata Zeidan, sipir-sipir penjaranya adalah mantan narapidana era Qadhafi dan diduga melakukan balas dendam.

Dalam rekaman video itu Saadi menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Libya, revolusi dan pemerintah, dengan mengatakan bahwa dirinya menyesal dengan apa yang telah dilakukannya dan meminta maaf.

Saadi juga menyeru agar rakyat meletakkan senjata dan melakukan rokonsiliasi. Dia menyesal membuat negaranya menjadi kacau dan tidak dapat melakukan apapun untuk membantu membangun negerinya kembali.

Saadi juga menitipkan pesan untuk ibu, istri dan anak-anaknya. Dia bilang kondisinya sehat dan tidak membutuhkan apa-apa.

Di akhir video, mantan kepala intelijen Libya era Muammar Qadhafi yang melarikan diri ke Niger bersama Saadi tetapi diekstradisi lebih dulu, Abdullah Mansour, juga mengatakan dalam keadaan baik. Dia meminta maaf kepada rakyat Libya yang, katanya, menderita di bawah rezim sebelumnya di mana dia menjadi bagian darinya.

Kantor media penjara Hadba sebelumnya mengatakan kepada Libya Herald bahwa keterangan Zeidan “100 persen tidak benar” dan organisasi-organisasi internasional dapat melakukan kunjungan ke penjara kapan saja untuk melihat kondisi penjara dan penghuninya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamisasi Partai Islam: Pelajaran dari Erdogan (2)
Tulisan selanjutnya Setelah Vakum karena Revolusi, Libya Kembali Mencetak Al-Qur`an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?