Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Studi Terbaru: Virus Corona Bisa Hidup 28 hari di Uang Kertas dan Kaca

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2020 21:36 9:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Oktober 2020 21:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Sejumlah peneliti Australia menemukan bahwa SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, dapat hidup hingga 28 hari di permukaan sebuah benda, termasuk uang kertas dan kaca. Xinhua mengutip Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (CSIRO) pada Senin (12/10/2020) yang memublikasikan penelitian baru tentang “kemampuan bertahan hidup” yang dimiliki virus mematikan tersebut.

Penelitian itu menemukan bahwa SARS-CoV-2 bertahan hidup lebih lama di suhu rendah. Ia cenderung bertahan hidup lebih lama di permukaan halus seperti kaca dan baja tahan karat (stainless steel), serta bertahan hidup lebih lama pada uang yang terbuat dari kertas dibanding uang dari plastik.

Pemimpin Eksekutif CSIRO Larry Marshall mengatakan bahwa penelitian tersebut disusun berdasarkan pekerjaan terdahulu lembaga itu terkait Covid-19, termasuk pengujian vaksin dan pengujian air limbah.

“Menentukan berapa lama sebenarnya virus itu bertahan hidup di permukaan benda memungkinkan kita untuk menghasilkan prediksi yang lebih akurat dan meredam penyebarannya, serta melindungi masyarakat kita dengan lebih baik,” ujarnya. “Hasil yang kami peroleh menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 masih bersifat menular di permukaan benda selama periode yang panjang, menegaskan perlunya melakukan praktik-praktik yang baik seperti rutin mencuci tangan dan membersihkan permukaan benda,” tambah Debbie Eagles, Wakil Direktur Pusat Kesiapan Penyakit Australia (Australian Centre for Disease Preparedness/ACDP), yang berada di bawah naungan CSIRO, dalam pernyataan pers.

Peneliti menemukan pada suhu 20 derajat Celsius, yang kurang lebih setara dengan suhu ruangan, virus itu ditemukan sangat kuat, bertahan hidup selama 28 hari di permukaan halus seperti kaca yang digunakan pada layar ponsel dan uang dari bahan plastik. “Sebagai pembanding, sejumlah eksperimen serupa terhadap Influenza A menemukan bahwa virus itu bertahan hidup di permukaan benda selama 17 hari, yang menunjukkan betapa kuatnya SARS-CoV-2,” papar Eagles.*

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti
Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19SARS-CoV-2virusvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zaman Terburuk
Tulisan selanjutnya FOZ: UU Ciptaker Berpotensi Memperparah Kesenjangan Ekonomi, Menambah Kantong Kemiskinan Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?