Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aktivis 98 Desak Tim Pencari Fakta Independen Kasus Kematian Anggota FPI

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Desember 2020 09:10 9:10 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Desember 2020 09:08
Bagikan
Doa Tahlil Laskar FPI
Bagikan

Hidayatullah.com– Para Aktivis 98 yang mengaku memilih jalan intelektual independen non partai politik, yang tergabung dalam kelompok Nurani 98, angkat suara menyikapi kasus penembakan 6 anggota Front Pembela Islam dan penahanan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab oleh Polda Metro Jaya.

Nurani 98 antara lain mendesak kepada pemerintah agar segera membentuk Tim Pencari Fakta Independen (TPFI). “TPFI sangat penting segera dibentuk,” bunyi pernyataan mereka di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Pentingnya pembentukan TPFI kasus penembakan anggota FPI itu, jelas Ubedilah Badrun sebagai salah satu aktivis 98 tersebut, karena banyak hal. Antara lain, karena peristiwa kematian 6 orang warga Indonesia tersebut terjadi dalam satu waktu dan dalam satu peristiwa yang menimbulkan pertanyaan publik secara luas. “Diduga peristiwa tersebut disebabkan oleh adanya tembakan aparat keamanan yang mengakibatkan kematian warga negara,” sebutnya.

Kemudian, juga katanya karena aparat yang dimaksud disebut-sebut di bawah perintah tugas yang diembannya.

“Tindakan aparat keamanan tersebut bukanlah kategori peristiwa hukum biasa, tapi masuk dalam kategori hukum berat karena berkaitan dengan perlindungan negara terhadap hak hidup warga negara sebagaimana dalam amanah konstitusi UUD 1945 tentang perlindungan atas Hak Asasi Manusia warga negara oleh negara,” ujar Ubedilah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mengingat bahwa kematian enam orang yang dimaksud termasuk kategori persoalan hukum berat yang melibatkan aparat keamanan yang sedang bertugas, tambahnya, maka dengan itu dibutuhkan tim independen untuk memeriksa kasus ini.

Baca: FPI, GNPF, PA 212 Tuntut Pengungkapan Eksekutor dan Aktor Intelektual Penembakan 6 Laskar

Selain itu, Aktivis 98 juga mendesak kepada semua komponen bangsa untuk bersabar dan memahami bahwa keinginan untuk membentuk TPFI itu adalah jalan yang dijamin oleh Universal Declaration of Human Rights, dijamin oleh Convention against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (1984), dan dijamin oleh UUD 1945.

“Dengan membentuk TPFI inilah sebagai cara yang tepat, elegan, profesional, dan terpercaya untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Aktivis 98 juga mendesak kepada Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan dan melanjutkan proses reformasi institusi kepolisian republik Indonesia (Polri) menuju polisi yang mandiri, profesional, dan humanis. “Sebab ada semacam tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Polisi Republik Indonesia semakin kehilangan independensinya, profesionalitasnya dan kehilangan rasa humanisnya,” imbuhnya.

Aktivis 98 pun mengingatkan agar pemerintah dalam menghadapi para pengkritiknya lebih proporsional dalam bingkai negara demokrasi sesuai konstitusi UUD 1945.

Selain itu, mereka mengingatkan kepada pemerintah agar dalam menjawab berbagai kritik harus membuka ruang dialog, musyawarah, dan menghormati pandangan yang berbeda.

“Bukankah Presiden adalah hasil pemilu yang dipilih rakyat, kemudian membangun koalisi secara mayoritas, dan memiliki pengikut yang cukup peduli pada pemerintahannya?” ujarnya.

Selain Ubedilah Badrun, para Aktivis 98 yang turut serta dalam pernyataan tersebut antara lain Ray Rangkuti, A.Wakil Kamal, Asep Supri, Andrianto, Teuku Syahrul Ansori (Alon), Erfi Firmansyah, Fuad Adnan, Aria Ator, M. Jusril, dan Fahrus Zaman Fadhly.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktivis 98FPIHabib Rizieq Shihabpenembakan anggota FPIPolda Metro JayapolisiUbedilah Badrun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baru Memulai Lockdown, Kasus Covid-19 Belanda Naik 13.000
Tulisan selanjutnya Wamenag Wamenag: Wakaf Uang bagi ASN Kemenag untuk Tingkatkan Kesejahteraan Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?