Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

OPM Curigai Warga Mata-mata Aparat, Penduduk Mengungsi

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Februari 2021 22:56 10:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2021 22:56
Bagikan
[Ilustrasi] Kelompok separatis Papua.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengungsi korban konflik bersenjata antara Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan aparat keamanan di Gereja dan Paroki Santo Misael Bilogai, Intan Jaya, Papua kekurangan bahan pangan. Administrator Diosesan Keuskupan Timika Marthen Kuayo mengatakan stok bahan makanan yang mereka miliki sangat terbatas, kutip laman Anadolu Agency.

“Bahkan di hari pertama yang mendapat makanan hanya anak-anak. Orang dewasa bertahan dari bekal seadanya yang mereka bawa dari rumah,” kata dia dalam surat permohonan bantuan yang diterima Anadolu Agency, Selasa (16/02/2021).

Sedikitnya 600 warga Bilogai, Kabupaten Intan Jaya mengungsi ke gereja setelah kontak senjata antara aparat dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) kian memanas.

Warga ketakutan karena ada kecurigaan dari kedua belah pihak yang saling berkonflik.

Pihak OPM mencurigai warga menjadi mata-mata aparat, demikian juga sebaliknya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Masyarakat tiga kampung di sekitar Bilogai meninggalkan rumah mereka mengungsi ke gereja atau pastoran di paroki-paroki yang bisa digunakan untuk berlindung. Selain itu, sebagian warga juga mengungsi di Kabupaten Nabire. Untuk sementara mereka ditampung di Paroki St. Antonius, Bumiwonorejo, Nabire.

Berdasarkan data Polda Papua, selama 2020, KKB sedikitnya melakukan 49 aksi teror di tujuh kabupaten – terbanyak di Intan Jaya sebanyak 23 kali. Dari aksi tersebut, total 17 orang tewas – 12 orang warga sipil, empat anggota TNI, dan satu polisi.

“Saya mengharap solidaritas dukungan umat untuk membantu saudara yang membutuhkan,” ujar dia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KKBOPMPapuaseparatis PapuaTNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doa Tahlil Laskar FPI Kapolri Minta Jajaran Segera Tuntaskan Penanganan Kasus Penembakan 6 Laskar FPI
Tulisan selanjutnya Wapres: Sampaikan Kritik dengan Cara yang Sopanlah!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?