Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Macet di Pelabuhan Peti Kemas Guangdong Diperparah Aktivitas Desinfeksi Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juni 2021 23:02 11:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juni 2021 20:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kemacetan di pelabuhan peti kemas di bagian selatan China semakin parah disebabkan pihak berwenang melakukan tindakan desinfeksi guna mencegah penyebaran coronavirus.

Dilansir Reuters Jumat (11/6/2021), kemacetan itu merupakan yang terparah setidaknya sejak 2019.

Lebih dari 150 kasus Covid-19 dilaporkan terjadi di Provinsi Guangdong, pusat manufaktur dan ekspor di bagian selatan China, sejak akhir Mei. Oleh karena itu, pemerintah setempat meningkatkan tindakan pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang berakibat pada penurunan kapasitas proses pelabuhan.

Pelabuhan-pelabuhan di Guangdong pekan ini sudah mengeluarkan pemberitahuan bahwa kapal-kapal dilarang masuk apabila tidak melakukan reservasi terlebih dahulu dan hanya menerima booking untuk kontainer ekspor tiga sampai tujuh hari sebelum kedatangan kapal.

Perusahaan angkutan barang lewat laut terkemuka dunia Maersk hari Kamis menambah durasi perkiraan keterlambatan di pelabuhan Yantian menjadi 16 hari dari sebelumnya 14 hari.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Per Jumat ini, lebih dari 50 kapal kontainer menunggu giliran untuk merapat ke dermaga di Outer Pearl River Delta, di mana sejumlah pelabuhan berada, menurut data Refinitiv.

Bandingkan dengan sekitar 20 kapal pada periode yang sama tahun lalu. Jumlah itu masih lebih banyak jika dibandingkan dengan Februari 2020, ketika pelabuhan-pelabuhan yang ada lumpuh karena wabah coronavirus mulai meluas di China.

Para eksportir mengatakan sejauh ini dampaknya terbatas, sementara kelambanan proses muat dan pengiriman barang telah mengusik rantai logistik sejak awal pandemi Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Guangdongpelabuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid-19: Skotlandia akan Vaksinasi Mahasiswa Asing
Tulisan selanjutnya gerakan BDS di Skotlandia mendukung Palestina Aktivis Pro-Palestina Skotlandia Membuktikan bahwa Aksi Langsung dan Gerakan BDS Efektif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?