Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Interpol Filipina Bekuk 58 Orang Pemeras Seksual Online

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2014 14:11 2:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2014 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lima puluh delapan orang ditahan di Filipina karena melakukan pemerasan dengan materi seksual di internet, lapor kepolisian dan Interpol setempat.

Dilansir Aljazeera, penyidik hari Jumat (2/5/2014) mengatakan bahwa jaringan itu memperdaya para pengguna Facebook dan media sosial lainnya agar bersedia melakukan “cybersex” yang kemudian direkam oleh pelaku. Korban lalu diperas dengan memanfaatkan rekaman cybersex tersebut.

Sanjay Virmani dari pusat kriminalitas digital Interpol mengatakan, aksi pemerasan semacam itu dilakukan dalam skala besar dan global.

“Jaringan yang menjalankannya di kepalanya hanya ada satu tujuan, yaitu menghasilkan uang tanpa peduli dengan penderitaan mental yang dialami korban-korbannya. Internet merupakan cerminan dari keadaan masyarakat, baik maupun buruk. Operasi ini menunjukkan bahwa tidak ada tempat sembunyi … tidak peduli di mana pun para kriminal itu melakukan kejahatannya.”

Salah seorang pejabat kepolisian, Alan Purisima, mengatakan 58 orang Filipina yang ditangkap itu akan dijerat dengan tuduhan antara lain pornografi anak, pemerasan dan penipuan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Purisima menjelaskan cara pelaku menjalankan aksinya. Pelaku biasanya memakai trik dengan melibatkan “seorang wanita” berpenampilan menarik yang melakukan kontak dengan orang-orang di luar negeri lewat Facebook dan media sosial lainnya.

“Setelah berkenalan dengan para korban … mereka kemudian melakukan cybersex, yang akan direkam tanpa sepengetahuan korban,” kata Purisima seraya menambahkan bahwa pelaku menggunakan webcam untuk merekam aktivitas dan percakapan seksual yang dilakukan.

Setelah itu, pelaku mengancam akan menyebarkannya gambarnya ke teman-teman dan keluarga korban. Ratusan hingga ribuan dolar terpaksa dibayar oleh para korban ke pelaku lewat jasa pengirima uang. Korban tidak hanya dari kalangan pria dewasa, tetapi juga pria muda. Anak-anak di bawah umur juga menjadi target pelaku.

Pihak berwenang Filipina menegaskan, negaranya bukan lokasi penghubung kejahatan penipuan global. Hanya saja, penyelidikan atas kasus pemerasan online itu difokuskan pada Filipina.

“Kejahatan semacam ini tidak hanya dialami oleh negara tertentu atau korban tertentu. Itulah mengapa kerjasama internasional dalam penyelidikan kasus kejahatan semacam ini sangat penting,” kata Virmani.

Purisima mengatakan, pihak berwenang dari Amerika Serikat, Hong Kong, Interpol, Skotlandia, Singapura dan Australia tahun lalu membentuk “Operation Strikeback” yang berujung pada penangkapan 58 orang tersebut.

Detektif Inspektur Kepala Garry Cunningham dari tim investigasi kejahatan besar di Kepolisian Skotlandia mengatakan, seorang remaja Skotlandia bunuh diri setelah diperas. Usianya baru 17 tahun saat meninggal.

Sedangkan di Hong Kong, lebih dari 530 orang berusia 20-30 tahun menjadi korban pemerasan semacam itu sejak awal tahun 2013, kata Louis Kwan inspektur kepala dari biro kejahatan komersial setempat.

Menurut Kwan, korban diperas agar membayar US$15.000 jika tidak mau rekamannya dibocorkan. Dan korban terus diperas sampai tidak lagi sanggup membayar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perusahaan Bill Gates Dukung Zionis Siksa Tahanan Palestina
Tulisan selanjutnya Gantungkan Hidupmu hanya pada Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?