Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Presiden SBY keluarkan Inpres Lawan Kekerasan Seksual pada Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Mei 2014 14:54 2:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Mei 2014 14:54
Bagikan
sby kanker
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya mengeluarkan Intstruksi Presiden (Inpres) guna melawan kekerasan seksual pada anak.

Hal ini disampaikan SBY usai rapat terbatas kabinet yang dipimpin langsung oleh didampingi Wakil Presiden (Wapres) Boediono, Kamis (08/05/2014) kemarin.

SBY memutuskan, untuk mengambil langkah nyata melakukan gerakan nasional untuk pencegahan dan pemberantasan kejahatan seksual terhadap anak.

Presiden SBY dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, banyak elemen yang harus dilakukan dalam rangka gerakan nasional anti kejahatan seksual terhadap anak itu, misalnya diperlukan edukasi dan sosialisasi secara masif dan terus menerus tentang tidak dapat dibenarkannya kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak itu di sekolah-sekolah, dan juga di saluran media massa.

“Kita akan lakukan secara agresif, masif, dan berkelanjutan,” kata SBY di kantor Presiden, Jakarta, dikutip laman Setkab.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedua, kata Presiden,  pengawasan perlu dilaksanakan secara seksama juga terus menerus terutama di lingkungan keluarga. Disamping juga  diperlukan respons yang cepat dan kemudian penindakan hukum yang nyata, transparan atas atau terhadap pelaku kejahatan.

Dan yang tidak kalah pentingnya, menurut Presiden, adalah rehabilitasi  terhadap anak-anak yang menjadi korban terutama secara mental.

Terbitkan Inpres

Presiden SBY menjelaskan, bahwa disadari memang perangkat undang-undang dan peraturan yang ada terkait penindakan hukum pada pelakukan kekerasan seksual pada anak perlu dilakukan penguatan, revisi, dan penyempurnaan. Dengan demikian manakala dijalankan itu akan menimbulkan efek tangkal, kemudian juga efektif dan menjanjikan hukuman yang tidak ringan bagi para pelaku kejahatan itu.

“Ini diperlukan sekali lagi revisi, penataan dan penyempurnaan semua perangkat itu,” papar SBY seraya berharap, pemerintah bersama-sama DPR-RI bisa melakukan percepatan karena urgensi hadirnya undang-undang itu.

Namun Kepala Negara mengingatkan, karena ini harus merupakan gerakan nasional di seluruh tanah air secara terus menerus, tentu akan melibatkan semua pihak. Presiden menyebut, pemerintah sendiri termasuk penegak hukumnya, komisi-komisi terkait misalaya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), organisasi perempuan, komunitas pakar, para psikolog, psikiater, orgaisasi keguruan, dunia usaha juga diajak.Termasuk komunitas pers.

“Saudara memiliki peran penting untuk membikin kita semua aware, peduli, sadar, waspada untuk tidak memberikan toleransi apapun sehingga terjadi kejahatan seksual terhadap anak,” kata Presiden sembari menunjuk para wartawan yang mengikuti konperensi persnya.

Presiden juga menyebut para relawan, komunitas masyarakat lokal,  ketua RT, Ketua RW, dan Lurah/Kepala Desa. “Merekalah yang mengerti setiap harinya, setiap jamnya, apa yang terjadi di rumah-rumah, di komunitas-komunitas yang paling depan, komunitas kecil,” sebutnya.

Mengenai kapan gerakan melawan kekerasan seksual pada anak-anak ini dilakukan, Presiden SBY menjawab tegas, sesegera mungkin. “Jadi, tidak perlu kita menunggu kelengkapan, baru melaksanakan tindakan masif, harus kita mulai pada bulan ini, bulan Mei,” tegasnya.

Presiden menegaskan, minggu depan, ia akan mengundang komunitas yang telah disebutkan di atas untuk berbicara. “Saya akan dengarkan pandangannya, usulan-usulannya tapi tentu tidak boleh berlama-lama, harus ada gerakan bersama, dan kemudian sambil jalan kita sempurnakan segalanya,” ujar SBY seraya menegaskan, yang diperlukan adalah tindakan nyata, action dari kita semua.

Mengenai payung hukum terhadap gerakan ini, menurut Presiden SBY, instrumen yang akan dikeluarkannya agar segera bisa bergerak adalah Instruksi Presiden (Inpres).

Kalau gerakan ini sudah mulai dijalankan, Presiden berjanji akan melakukan evaluasi di sana-sini. “Manakala harus ada penyempurnaan Instruksi Presiden itu, kita sempurnakan, karena itu hanya instrumen untuk sebuah implementasi yang langsung di lapangan,” paparnya.
Dalam kesempatan itu Kepala Negara berharap, para Ibu, ayah, dan keluarga terdekat meningkatkan pengasuhan, bimbingan dan pengawasan terhadap putra-putrinya. “Sekali lagi jangan hanya menyerahkan kepada guru, kepada pengasuh, kepada siapapun, karena ayah, ibu orang-orang yang paling disayangi itulah yang paling bertanggung jawab,” pungkas SBY. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gay
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SDIT Hidayatullah Yogyakarta syaratkan Hafal Juz 30 untuk Kelulusan
Tulisan selanjutnya Politisi Minta Warga Inggris yang Berperang ke Suriah Dicabut Paspornya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?