Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Minta Warga Inggris yang Berperang ke Suriah Dicabut Paspornya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2014 15:20 3:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2014 15:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para politisi meminta agar warga Inggris yang berperang di Suriah ditarik paspornya dan menyebut langkah itu sebagai “alat yang ampuh” guna mencegah orang ikut campur dalam konflik di negara asing, lansir Aljazeera.

Rekomendasi itu disampaikan dalam laporan kontra-terorisme setebal 246 halaman yang dipublikasikan hari Jumat (9/4/2014) oleh Komite Urusan Dalam Negeri majelis rendah parlemen Inggris, House of Commons.

Anggoa parlemen dalam laporan itu mengatakan jumlah warga negara Inggris dan negara-negara Barat yang pergi berperang dalam konflik di negara asing sudah mencapai angka yang meresahkan.

Laporan tersebut mencatat, pada dua pekan pertama tahun 2014 saja sudah 14 warga Inggris yang ditahan terkait dengan aktivitas konflik di Suriah. Bandingkan dengan 2013, di mana sepanjang tahun hanya 24 orang yang ditangkap dalam kasus serupa.

Selain melucuti paspor milik warga Inggris yang kedapatan pergi ke Suriah untuk berperang, laporan itu juga menyarankan agar sejumlah personel ditempatkan di sepanjang perbatasan Suriah guna memantau setiap orang yang melintas garis batas wilayah antar negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan itu menyarankan agar dibuat semacam tempat konsultasi kesehatan jiwa bagi orang-orang yang baru pulang dari Suriah. Alasannya, mereka rentan mengalami Post-Traumatic Stress Disorder yang dapat memperparah sifat radikal sepulangnya dari perang.

Bulan lalu, pemerintah Inggris melancarkan kampanye yang ditujukan kepada para wanita Muslim di negara itu supaya membujuk putra-putra atau saudara laki-laki mereka agar tidak pergi ke Suriah untuk ikut ambil bagian dalam konflik bersenjata di negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Krisis Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sby kanker Presiden SBY keluarkan Inpres Lawan Kekerasan Seksual pada Anak
Tulisan selanjutnya Pasca Penerapan Hukum Islam, Sultan ‘dipaksa’ Jual Hotel Beverly Hills

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?