Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mualaf Denmark Pelaku Serangan Panah di Norwegia akan Diperiksa Kejiwaannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2021 20:48 8:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2021 19:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tersangka pelaku serangan dengan busur dan panah yang menewaskan lima orang dan melukai tiga lainnya di sebuah kota kecil yang sunyi di Norwegia pekan ini mulai diproses di pengadilan hari Jumat ini. Dia tidak akan dihadirkan di persidangan karena sudah mengaku bersalah dan setuju untuk ditempatkan di dalam sel tahanan.

Espen Andersen Braathen, pria warga negara Denmark berusia 37 tahun, ditangkap hari Rabu malam, 30 menit setelah dia memulai aksinya menyerang sembarang orang. Polisi menyebut tindakannya sebagai aksi teror.

Hari Kamis, Andersen Braathen diserahkan kepada aparat medis, lapor media Norwegia Jumat (15/10/2021) seperti dilansir Associated Press. Dia akan diperiksa oleh dua pakar yang akan memastikan apakah dia sadar dan waras saat melakukan serangan. Apabila mereka berkesimpulan bahwa dia tidak waras, maka dia tidak dapat dipidana atas tindakannya, tetapi dia bisa diganjar dengan keharusan menjalani perawatan mental.

Andersen Braathen melancarkan serangan dengan busur dan anak panah serta mungkin senjata lain untuk menyerang orang secara acak di supermarket dan sejumlah lokasi lain di Kongsberg, kota kecil berpenduduk sekitar 26.000 jiwa tempat tinggalnya.

Empat wanita dan seorang pria berusia antara 50 dan 70 tahun tewas, dan tiga orang lainnya terluka, kata polisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi meyakini dia bertindak sendiri. Badan keamanan domestik Norwegia PST mengatakan serangan itu “tampaknya merupakan aksi teror,” tapi mereka tidak menjelaskan lebih lanjut. 

PST mengatakan bahwa Andersen Braathen sudah mereka kenali sebelumnya, tetapi lagi-lagi menolak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Tersangka menurut polisi adalah seorang mualaf dan sebelumnya ada kekhawatiran pria itu “teradikalisasi”. Polisi tidak menjelaskan mengapa mereka “menandai” pria Denmark itu atau apa yang telah dilakukan aparat terhadapnya.

Menurut media Norwegia, Andersen Braathen pernah tersangkut kasus pencurian dan kepemilikan narkoba, dan tahun lalu pengadilan memerintahkan dirinya agar menjauh dari kedua orangtuanya selama enam bulan, setelah dia mengancam akan membunuh salah satu dari mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkEspen Andersen BraathenmualafNorwegiapanah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya keuangan syariah milenial Bertemu Tokoh Agama di Papua Barat, Ma’ruf Amin: Wujudkan Kerukunan Nasional
Tulisan selanjutnya serangan panah Mengaku Mualaf, Pelaku Serangan Panah di Norwegia Dikenal Sering Bikin Masalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri

Berita
26 Agustus 2026 11:20
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?