Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Dengan 1 Dolar Dapat Dilakukan Perawatan Berkualitas untuk Ibu dan Bayi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 21 Mei 2014 20:08 8:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 21 Mei 2014 20:08
Bagikan
Perawatan berkualitas dibutuhkan untuk keselamatan ibu dan bayi yang baru lahir.
Bagikan

NYAWA tiga juta perempuan dan bayi bisa diselamatkan setiap tahun pada tahun 2025 hanya dengan investasi tahunan sekitar satu dolar per kepala dalam perawatan bersalin yang lebih baik, kata para peneliti, Selasa (20/5/2014).

Saat ini sekitar 8.000 bayi yang baru lahir meninggal dan 7.000 lainnya langsung meninggal saat lahir setiap hari. Kurang lebih jumlahnya per tahun  masing-masing 2,9 sampai 2,6 juta, menurut review dari 195 negara yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet.

Sebagian besar kematian mestinya dapat dihindari. “Ada yang mendesak, kebutuhan yang belum terpenuhi untuk menyediakan tepat waktu, yakni perawatan yang berkualitas tinggi bagi ibu dan bayi sekitar waktu kelahiran,” kata peneliti,  Joy Lawn dari Pusat Reproduksi Ibu dan Kesehatan Anak di London School of Hygiene dan Tropical Medicine.

“Setiap tahun, satu juta bayi meninggal pada hari kelahiran mereka –umurnya hanya sehari. Tanpa investasi yang lebih besar untuk meningkatkan hasil kelahiran, pada 2035 akan ada 116 juta kematian untuk ibu, bayi baru lahir, dan bayi yang belum lahir.

Sekitar seperempat juta wanita di seluruh dunia meninggal setiap tahun akibat komplikasi saat akan atau dalam proses melahirkan bayi.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Biaya tahunan tambahan untuk masa kehamilan dan perawatan melahirkan bagi 90 persen perempuan dan bayi di dunia pada tahun 2025 akan berjumlah sekitar  5,65 miliar dolar  pada 2025, kata tim. Sekitar 1,15 dolar per orang bagi mereka yang tinggal di 75 negara dengan resiko tinggi.

Mereka menghitung, biaya tersebut dapat menyelamatkan nyawa 1,9 juta bayi yang baru lahir dan 160.000 perempuan, dan mencegah 820.000 bayi lahir meninggal per tahun pada tahun 2025.

Perawatan yang tepat tersebut berupa pemeriksaan kehamilan, pertolongan saat lahir, gizi yang cukup setelah melahirkan, kampanye ASI, pengendalian infeksi, akses ke obat-obatan, penyediaan bidan dan perawat terlatih, dan perawatan spesialis tepat waktu.

Setengah dari kematian bayi yang baru lahir di dunia terjadi di lima negara: India (779.000) , Nigeria (276.000), Pakistan (202.400), China (157.000), dan Republik Demokratik Kongo (118.000) , kata studi tersebut, dimuat di The News International, Selasa (20/5/2014).

“Seorang bayi prematur setidaknya 11 kali lebih mungkin untuk meninggal jika lahir di Afrika daripada di Eropa atau Amerika Utara,” kata para peneliti.

Kecenderungan saat ini, kondisinya mundur lebih dari 110 tahun untuk bayi yang lahir di Afrika jika dibandingkan satu bayi yang lahir di Amerika Utara atau Eropa.

Para peneliti mengatakan, saat dilahirkan masalahnya “tak terlihat” karena sebagian besar tidak pernah mendapat akte kelahiran atau akte kematian. Kemudian tidak ada target untuk mengurangi kematian bayi.

Banyak bayi yang baru lahir juga tidak pernah didokumentasikan. ” Fatalisme ini karena kurangnya perhatian, dan kurangnya investasi, sebagai alasan di balik ketertinggalan dalam mengurangi kematian bayi baru lahir dan mengurangi bayi lahir mati,” kata Lawn.

“Sesungguhnya, semua kematian bisa dicegah,” katanya. PBB sebenarnya telah menargetkan pengurangan dua pertiga kematian balita antara 1990 dan 2015.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKB terkejut Ahmad Dhani, Rhoma dan Mahfudz Pindah ke Prabowo
Tulisan selanjutnya Dirjen PHU: Percepatan Haji Lansia Ditinjau Ulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?