Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

‘Lintas Iman’ Tekan Pemerintah Sahkan RUU Gender tanpa Campur Tangan Agama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Mei 2014 09:45 9:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2014 09:45
Bagikan
Ratna Batara menolak RUU KKG menjadikan agama sebagai landasan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hampir tiga tahun nasib Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) tak terderngar kabarnya, tiba-tiba Jaringan Lintas Iman mendesak pemerintah segerah mengesahkan RUU kontroversial ini.

“Secara substantif tidak ada soal dan sangat perlu. Sesuaikan dengan peradaban zaman. Undang-undang pun mendukung,” ucap Arnold Anhar sebagai perwakilan dari Aliran Kepercayaaan Adat Musi, Jumat (30/05/2014) saat konferensi pers di kantor The Wahid Institute, Jakarta Pusat.

Kesetaraan gender diyakini dan dianggap perlu karena didukung hukum di Indonesia. Sehingga kehadirannyapun diklaim sebagai penyesuai peradaban.

Hal senada pun diungkapkan oleh Emilia dari Mitra Gender dan Ratna Batara Munti JKP3 (Jaringan Kerja Prolegnas Pro Perempuan). Keduanya mengatakan undang-undang ini sangat dibutuhkan.

“Undang-undang ini perlu,” kata Emilia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ratna Batara menolak jika agama dijadikan landasan. Mereka mengatakan pencatuman agama di dalam ‘Kesetaraan Gender’ telah bertentangan dengan UU No. 12 tahun 2011.

“Menolak agama dijadikan azas. Tidak sesuai dengan UU no. 12 th 2011,” tegas Ratna.

Beberapa pembicara yang lain dalam konferensi pers itu juga menolak alasan -alasan yang dikemukakan oleh kelompok agama yang dinilai terlalu berlebihan. Mengingat, dalam keyakinan substansi kesetaraan dan keadilan gender tidaklah bertentangan dengan spirit keimanan dan keagamaan.

Acara yang diinisiasi oleh JKP3 dan ICRP dengan tema “Lanjutkan Pembahasan RUU KKG dan Segera Sahkan pada Periode ini” akhirnya ditutup dengan pernyataan sikap.

Di antaranya, sebagaimana dikatakan Ade Kusuma, berharap anggota dewan dan pemerintah segera membahas secara intensif dan jadikan ‘Kesetaraan Gender’ sebagai undang-undang.

“DPR segera bahas intensif,” tutup Ade Kusuma Ningtias dari perwakilan Islam Pusat Pendidikan Informasi Islam dan Hak-hak Perempuan (RAHIMA).

Sikap ini diklaim telah didukung  oleh puluhan ormas/LSM. Di antaranya: Kohati PB HMI, LBH APIK Jakarta, Rahima, ICRP, Mitra Gender, Adat Musi, KOWANI, PWI dan Arus Pelangi, sebuah organisasi yang berdiri tahun 2016, dimana mewadahi kaum gay (homo), lesbian, biseksual dan transgender (LGBT).

Seperti diketahui, RUU KKG sudah diusulkan sejak 2011 silam, namun, RUU tersebut menuai pro-kontra di masyarakat, khususnya ormas-ormas Muslimah di tanah air mengingat ada poin-poin yang dinilai membahayakaan.

Tekanan dan mendesak kelompok lintas agama ini diperkirakan sebagai bentuk tekanan pada pemerintah dengan mengambil momen masa kerja DPR RI periode 2009-2014 yang tak lama lagi akan berakhir.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gaygenderlesbianlgbtRUU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Pemuda Menyerang Masjid di Afrika Tengah
Tulisan selanjutnya Pemantau Uni Eropa Tak Tahu Antrian Pemilih Pria dan Wanita Mesir Dipisah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?