Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dikritik, Pentagon Bela Keputusan Pertukaran Bergdahl-Taliban

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juni 2014 18:31 6:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juni 2014 18:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel mengatakan keputusan untuk bernegosiasi dengan Taliban guna membebaskan seorang tentara AS ditetapkan secara bulat di Gedung Putih.

Kepada BBC (5/6/2014) Hagel mengatakan, kesepakan dengan Taliban diambil karena diyakini nyawa Sersan Bowe Bergdahl “dalam bahaya.”

Oleh karena itu pemerintah Barack Obama harus mengambil keputusan cepat tanpa berkonsultasi dengan Kongres, imbuhnya.

Berdasarkan peraturan, Gedung Putih seharusnya meminta persetujuan Kongres 30 hari sebelum mengeluarkan tahanan dari penjara di Guantanamo. Namun pemerintah Obama menilai masa menunggu itu terlalu riskan.

“Itu merupakan pertimbangan kami yang didasarkan pada informasi bahwa nyawanya, kesehatannya dalam bahaya,” kata bos Pentagon itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bisakah Anda bayangkan jika kami harus menunggu atau mengambil resiko ada kebocoran dalam masa 30 hari?” kata Hagel, seraya menambahkan bahwa pihaknya juga memikirkan resiko bahaya bagi AS jika menyelamatkan Bergdahl.

“Ini adalah keputusan yang benar untuk alasan yang benar,” katanya. “Kami tidak meninggalkan orang-orang kami.”

Para pengkritik pertukaran tawanan antara Gedung Putih dengan Taliban mengklaim Bergdahl telah desersi dengan meninggalkan kesatuannya sebelum akhirnya ditangkap dan ditawan Taliban selama 5 tahun. Dan mereka mengklaim 6 nyawa prajurit AS melayang hanya untuk mencari Bergdahl yang menghilang.

Setelah dibebaskan, Bergdahl langsung diterbangkan ke Jerman guna menjalani rehabilitasi. Belum jelas kapan pemuda 28 tahun itu akan kembali ke negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menang Pilpres, Pemerintahan Bashar Al-Assad Diperpanjang 7 Tahun
Tulisan selanjutnya Monica, Aktris India yang Memilih Islam Bukan karena Cinta atau Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?