Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Marine Le Pen, Ayah, dan Anggota Partainya Menyelewengkan Dana Parlemen Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 April 2022 13:24 1:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2022 13:24
Bagikan
Marine Le Pen.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah laporan muncul ke permukaan bahwa Marine Le Pen, politisi Prancis pemimpin partai kanan-jauh Rassemblement National, beserta sejumlah anggota partainya menyelewengkan anggaran saat menjabat sebagai anggota Parlemen Eropa.

Badan antikorupsi Uni Eropa menuding Le Len dan beberapa anggota partainya – termasuk ayahnya – menyelewengkan sekitar €620.000.

Situs we investigasi Mediapart menerbitkan sebagian dari 116 laporan baru yang menuduh bahwa para anggota Parlemen Eropa itu menyalahgunakan dana UE untuk kepentingan partai RN.

Klaim itu datang sepekan sebelum putaran kedua pemilihan presiden 24 April, di mana Le Pen akan bertarung melawan Emmanuel Macron.

Seorang juru bicara partai Rassemblement National mempertanyakan waktu tuduhan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengacara Le Pen, Rodolphe Bosselut, mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP) dirinya kecewa dengan cara Olaf [kantor anti-penipuan Eropa] bertindak”. Dia menegaskan bahwa sebagian dari tuduhan itu berkaitan dengan “fakta-fakta lawas, lebih dari 10 tahun silam”.

“Marine Le Pen menggugat tuduhan ini. Dia menentangnya tanpa memiliki akses ke rincian tuduhan itu. Ini adalah manipulasi, dan sayangnya, saya sendiri tidak terkejut,” kata Bosselut kepada knal televisi Prancis BFMTV.

Menurut Mediapart, Olaf mengirim laporan itu ke penyelidik Prancis pada bulan Maret. Tuduhan itu menuding Le Pen secara pribadi menyelewengkan hampir € 137.000 dana UE selama menjabat anggota Parlemen Eropa antara 2004 dan 2017.  

Ayahnya, Jean-Marie Le Pen; Louis Aliot, mantan kekasihnya yang juga mantan wakil presiden RN dan sekarang menjabat wali kota Perpignan; dan Bruno Gollnisch, seorang tokoh RN, juga disebut dalam laporan itu sebagai orang yang menyelewengkan uang publik. Mereka semua membantah melakukan kesalahan.

Dilansir The Guardian Ahad (17/4/2022), dalam satu insiden yang dilaporkan oleh Mediapart, Marine Le Pen dikatakan pada 2010 mengajukan klaim senilai €5.000 untuk kamar hotel bagi 13 anggota partainya yang ikut serta dalam konferensi bertajuk European Regions and the Financial Crisis. Namun, salah satu dari mereka yang ambil bagian diduga menulis surat ke Parlemen Eropa dan mengatakan bahwa pertemuan itu dimanfaatkan untuk membahas kepresidenan partai. Peserta yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada penyelidik bahwa Le Pen dalam perjalanan menggantungkan bendera Uni Eropa dengan tujuan sekedar keperluan pemotretan, setelah itu memerintahkan koleganya agar “menyingkirkan kotoran itu”. Sebagaimana diketahui Le Pen termasuk politisi yang menentang keanggotaan Prancis di Uni Eropa.

Kantor kejaksaan Paris mengatakan bahwa berkas tersebut “sedang diperiksa”.

Tidak satupun tuduhan itu yang menyebut soal “memperkaya diri sendiri”, melainkan hanya soal dana Uni Eropa dipakai untuk kepentingan partai RN – yang sebelumnya bernama Front National (FN) – seperti membayar staf dan acara-acara partai.

Le Pen mengatakan dia tidak tahu jika dia telah melakukan kesalahan.

Le Pen telah diselidiki sejak 2018 atas tuduhan “pelanggaran kepercayaan” dan “penyalahgunaan dana publik” atas dugaan penggunaan uang Uni Eropa, yang seharusnya dipakai untuk gaji asistennya di Parlemen Eropa justru dipakai untuk membiayai staf partainya.

Pada tahun yang sama, pengadilan UE memutuskan organisasi tersebut dapat menagih lebih dari €41.000 dana publik yang telah digunakan Le Pen untuk membayar pengawalnya, seorang mantan anggota pasukan terjun payung yang merupakan pengawal ayahnya selama 20 tahun.

Bosselut mengatakan sampai saat ini Le Pen “tidak dipanggil oleh otoritas kehakiman Prancis” dan menuduh otoritas Eropa gagal mengirimkan kepadanya maupun Le Pen berkas tuduhan-tuduhan itu.

Dia mengatakan penyelidikan Olaf dibuka pada 2016 dan Le Pen diinterogasi secara tertulis melalui pos pada Maret 2021.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Marine Le PenpartaiPrancisresemblement nationalUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenkes Bantah Aplikasi “PeduliLindungi” Melanggar HAM
Tulisan selanjutnya Atap Masjidil Haram Sudah Disiapkan untuk Jamaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?