Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Embun Hikmah

Ibrahim bin Adham Tanggalkan Baju Istana

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 September 2022 17:34 5:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 September 2022 19:00
Bagikan
Bagikan

Ibrahim bin Adham menukar baju istananya dengan pakaian jelata, dan bekerja sebagai kuli di ladang dan kebun, agar tercegah dari meminta-minta

Hidayatullah.com | Ibrahim bin Adham lebih masyhur daripada yang dikenal selama ini. la pemimpin para zahid, panutan para ahli ibadah, pemimpin para kesatria (futuwwah), ahli ilmu dan amal.

la tak punya hajat pada manusia, berpegang teguh kepada Allan, pejuang yang selau siaga (a-mujâhid al-murábith). la sangat hati-hat memiih yang halal dalam pekerjaannya.

la gugur tahun 162 H dalam pertempuran Angkatan Laut melawan Romawi. lbrahim bin Adham tumbuh di keluarga mewah dan megah.  Ayahnya salah seorang Raja Khurasan, Ibráhim bin Adham gemar bersenang-senang.

Hari itu, ia pergi berburu menunggang kuda ditemani anjingnya. Ketika ia mengendapi seekor rubah, tiba-tiba sebuah suara menghentikannya.

Baca Juga

berkah hujan
Rahasia Di Balik Berkah Hujan
Ciri Ulama Akhirat Menurut Ihya’ Ulumuddin
Menyiapkan Bekal Perjalanan
Harga Mencari Bahagia Itu Mahal?
Mengapa Terjadi Kesalahpahaman?

“Hai Ibrahim, bukan untuk ini kau diciptakan. Bukan untuk ini kau diperintahkan.”

Ibrahim memandang ke sekitar dalam kebingungan. la tak melihat siapa-siapa. la menyangka didatangi setan. “Allah mengutuk iblis.”

Ibrahim kembali memacu kudanya. Tiba-tiba suara itu terdengar lagi: “Hai Ibrahim, bukan untuk ini kau diciptakan. Bukan untuk ini kau dititahkan.”

Ibrahim kembali terdiam. la memandang sekitar.

Tapi tak kunjung menemukan siapa pun. “Allah melaknat iblis,” gumamnya lagi.

la kembali memacu kudanya. Tiba-tiba suara itu, kini keluar dari pelana kuda: “Hai Ibrahim, bukan untuk ini kau diciptakan. Bukanlah untuk ini kau diperintahkan.”

Ibrahim berhenti dan turun dari kudanya. “Aku insaf, aku sadar. Aku telah didatangi seorang juru peringat dari Tuhan semesta alam. Demi Allah, mulai hari ini aku tak akan pernah bermaksiat kepada Allah selama Pelindungku menjagaku, “ demikian batinnya.

Ibrahim akhirnya pulang ke istana dengan hati yang bukan hati ketika ia pergi. la tinggalkan kudanya.

la pergi dengan muka berseri-seri. Ia telah bertekad pergi menuju Tuhannya.

Ia pergi menemui para gembala yang sedang menggembalakan ternak ayahnya. Baju istananya ditanggalkan dan diberikan kepada mereka.

Ia menukar bajunya dengan pakaian jelata dari salah seorang mereka. la terus menempuh perjalanan hingga tiba di Iraq.

Di negeri itu, Ibrahim bekerja sebagai kuli di ladang dan kebun, agar dirinya tercegah dari meminta-minta.*(Dalam Al-Hilyat al-Auliyá’, karya Abů Nu’aim, dari buku Qisasul Auliya’)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baju IstanaIbrahim bin Adham
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Khutbah Jumat] Keutamaan Sikap Jujur dalam Islam
Tulisan selanjutnya Di Austria Orang Mati Dapat Bantuan Sosial Lonjakan Harga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Embun Hikmah

Antara Fitrah Iman dan Tabiat Kekafiran

28 Agustus 2021 10:38
Embun Hikmah

Kecurangan dalam Muamalah

25 Agustus 2021 17:19
Embun Hikmah

Engkau akan Bersama yang Kau Cintai

23 Agustus 2021 20:22
Embun Hikmah

Antara Luasnya Islam dan Sempitnya Kotak Kecil

21 Agustus 2021 09:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?