Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Austria Orang Mati Dapat Bantuan Sosial Lonjakan Harga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2022 19:19 7:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2022 19:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di Austria, bahkan orang mati mendapatkan bantuan sosial dari negara untuk menghadapi lonjakan harga saat Eropa menghadapi krisis energi menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Sejak awal bulan ini, Austria memberikan 500 euro ($500) kepada setiap orang dewasa yang telah tinggal di negara itu selama enam bulan pada tahun 2022 untuk membantu mengatasi inflasi, lapor AFP Rabu (14/9/2022).

Artinya, bahkan mereka yang sudah meninggal dunia tetapi masih dalam database wajib pajak menerima pembayaran bansos tersebut, dan dan “secara hukum tidak mungkin untuk memulihkannya,” kata juru bicara Kementerian Lingkungan Hidup Martina Stemmer kepada AFP. Artinya, mau tak mau tetap bansos untuk orang mati tetap diberikan.

Kerabat dari sejumlah orang Austria yang baru saja meninggal menyampaikan hal tersebut kepada pers guna mengungkapkan keterkejutan mereka bahwa mereka dibenarkan menyimpan uang itu. Kontan hal ini semakin memperpanas api kontroversi atas pembayaran bansos tersebut.

“Klimabonus” atau bonus iklim – demikian nama populer bansos itu –  aslinya merupakan dana pajak karbon yang dikutip dari pihak-pihak pembuat polusi kemudian dibagikan kepada para konsumen. Namun, jumlahnya dinaikkan sebagai kompensasi atas inflasi yang disebabkan lonjakan harga energi dampak dari invasi Rusia ke Ukraina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Partai oposisi dari kalangan liberal Neos hari Rabu menyerukan reformasi terhadap mekanismenya. Mereka mengecam sistem yang ada sekarang, karena uang pajak justru dipakai untuk menambah tebal dompet orang berpenghasilan tinggi dan diberikan kepada orang yang sudah mati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Austriabantuan sosialinflasiorang mati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibrahim bin Adham Tanggalkan Baju Istana
Tulisan selanjutnya Pemuda yang Ditangkap dan Diduga Sosok di Balik Peretas Bjorka Penjual Es yang Tak Miliki Kumputer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?