Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Harry Ngaku Membunuh 25 Warga Afghanistan Ketika Jadi Pilot Helikopter

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Januari 2023 17:02 5:02 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Januari 2023 15:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pangeran Harry mengaku telah membunuh 25 warga selama bertugas sebagai pilot helikopter NATO di Afghanistan.

Hal itu terungkap dalam otobiografinya yang akan segera terbit, Spare, yang bocor. Pangeran Harry mengatakan dia tidak menganggap Taliban yang dia bunuh sebagai “manusia”, melainkan sebagai “bidak catur” yang telah disingkirkan dari papan.

Dia bertugas selama dua kali di Afghanistan, pertama sebagai pengontrol udara yang memanggil serangan udara di provinsi Helmand pada 2007-2008, kemudian menjadi pilot helikopter serang pada 2012-2013.

Bertugas sebagai pilot helikopter serang Apache, Harry yang saat itu berusia 28 tahun, terbang dalam berbagai misi.

The Telegraph mengungkapkan bahwa sang pangeran menulis bahwa terbang enam misi selama tugas keduanya di garis depan mengakibatkan “pencabutan nyawa manusia” yang tidak membuatnya bangga atau malu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mengisahkan bahwa dirinya menonton video dari setiap “pembunuhan” ketika dia kembali ke pangkalan, dia menulis tentang pejuang Taliban sebagai “penjahat” yang disingkirkan sebelum mereka dapat membunuh “orang baik”.

“Dan menurutku penting untuk tidak takut dengan angka itu. Jadi, yang saya dapat adalah 25. Itu bukan angka yang membuat saya puas, tapi juga tidak membuat saya malu,” tutur Pangeran Harry.

Inggris menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 dua bulan setelah serangan 9/11 sebagai bagian dari koalisi pimpinan AS.

Pasukan invasi Barat menuduh Taliban menyembunyikan Osama bin Laden dan Al Qaeda dan segera menggulingkan Imarah Islam yang dikuasai Taliban.

Selama 20 tahun berikutnya, koalisi pimpinan AS menduduki Afghanistan hingga Taliban merebut kembali kekuasaan pada tahun 2021.

Secara keseluruhan, perang mengakibatkan kematian sedikitnya 200.000 orang. Pada saat Taliban kembali berkuasa, 2,6 juta warga Afghanistan menjadi pengungsi, sementara empat juta lainnya mengungsi.*


Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanKerajaan InggrisMeghan MarklepalestinaPangeran Harrysyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anwar Abbas Tanggapi Qoriah Disawer, Waketum MUI: Tidak Pantas!
Tulisan selanjutnya Meksiko Membara, Perang Gembong Narkoba dengan Tentara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?