Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mengaku Bersalah, Aliran Bab Kesucian Akhirnya Minta Bimbingan MUI

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 13 Januari 2023 14:04 2:04 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 Januari 2023 14:10
Bagikan
Setelah viral dan menghebohkan sepekan ini, kini Pimpinan Ajaran Bab Kesucian minta diberikan bimbingan dan pembinaan pada MUI jika ajarannya ternyata menyimpang dari syariat agama
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah menghebohkan publik dalam waktu sepekan, kini Pimpinan Ajaran Bab Kesucian meminta bimbingan dan pembinaan pada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel). Kelompok ini mengakui ajarannya telah menyimpang dari syariat Islam.

“Apabila ternyata ajaran kami ini dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam yang sesungguhnya, maka kami mohon agar dibimbing dan bahkan jika berkenan bisa datang setiap hari untuk membimbing kami dan akan kami siapkan semua fasilitas yang diinginkan oleh MUI, “demikian disampaikan Wayan Hadi Kusumo atau lebih akrab disapa dengan Bang Hadi yang menjadi pimpinan Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah.

Hal tersebut diungkapkannya saat menerima Bupati Gowa, Kanwil Kemenag Sulsel, Para Pimpinan Forkopimda Kabupaten Gowa, MUI dan Polda Sulsel serta Lembaga yang tergabung dalam Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Gowa belum lama ini.

Bang Hadi mengklaim, inti dari ajaran Bab Kesucian yang menjadi nama ajarannya diambil dari salah satu ajaran Islam yakni Bab Thaharah yang katanya berdasar kitab ‘Ihya Ulumuddin karangan Imam Al Ghazali, di mana sebelum memasuki ajaran inti agama Islam yang harus dipahami terlebih dahulu adalah bab tentang kesucian.

Ia juga beralasan mengapa mendakwahkan agama dalam Bahasa Indonesia, karena kita berada di NKRI, dan Bahasa Arab itu susah. “Saya mendakwahkan agama dengan bahasa Indonesia sebab kita di Indonesia tidak boleh menggunakan bahasa Arab karena tidak dimengerti, “ imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia juga beralasan melarang minum susu dan daging karena di pondoknya lebih memilih vegetarian. “Karenanya kami di pondok ini hanya membiasakan diri untuk tidak makan daging, dan lebih kepada memakan yang berbasis nabati atau vegetarian”, tambahnya lagi.

Sebelumnya, ajaran Hadi viral karenga melarang makan ikan, daging, minum susu dan melarang shalat. Setelah pertemuan ini, Bang mengatakan membuka diri kepada seluruh pemangku kepentingan baik itu pemerintah, aparat hukum, dan para Ulama dari MUI yang hadir.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Sulsel Ust Muammar Bakry mengatakan bahwa MUI dalam menetapkan suatu hukum terhadap suatu ajaran terdapat sejumlah kriteria. Sebab dalam beragama ada aturannya dan ada ahlinya, yakni ulama.

Sedang Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulsel Dr KH Syamsul Bahri bersama anggota Komisi Fatwa Dr KH Muh Yusri Arsyad menjelaskan ajaran Islam itu sangat terjaga dan bersanad. Maka menurutnya, jangan sampai mengajarkan sesuatu kepada para santri tidak bersanad, sebab ilmu itu haruslah jelas sanadnya atau muktabarah.

Berdasarkan video Youtube yang diunggah murid-murid Hadi, MUI mengindikasikan ajaran Bab Kesucian menyesatkan. Ditambah lagi Bang Hadi tidaklah mengerti bahasa Arab dan tidak pula paham tentang agama Islam, ungkap kedua tokoh MUI ini.

Usai berdialog dengan pimpinan Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah selama 5 jam itu menghasilkan pernyataan sikap bersama. Salah satunya tentang penyebaran paham keagamaan (Bab Kesucian) oleh Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah yang berpusat di Kabupaten Gowa.

Inilah tujuh poin pernyataan sikap bersama tersebut:

  • Untuk meredam keresahan sosial, diimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan adanya pemberitaan terkait paham keagamaan Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah di Kabupaten Gowa yang dapat memecah belah persatuan umat.
  • Mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dan main hakim sendiri dalam menyikapi munculnya aliran Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah di Kabupaten Gowa dan mempercayakan penyelesaiannya kepada pihak yang berwenang.
  • Mengusulkan kepada pihak yang berwenang untuk membekukan sementara seluruh aktifitas Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah Kabupaten Gowa.
  • Meminta kepada Pengurus Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah Kabupaten Gowa untuk menghentikan kegiatan pendidikan dan dakwah serta menarik konten dakwah di media sosial hingga keluarnya ketetapan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia.
  • Meminta Kepada Pengurus Yayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah Kabupaten Gowa untuk terus berkoordinasi dengan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat dan Keagamaan Masyarakat (PAKEM) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gowa dalam rangka pembinaan
  • Mengajak kepada seluruh tokoh agama untuk menyiarkan ajaran agama berdasarkan tuntunan yang atur dalam kitab suci masing-masing.
  • Mengimbau kepada masyarakat untuk merujuk kepada ulama dan tokoh agama yang memiliki kapasitas keagamaan dan sanad keilmuan yang jelas.

Ikut hadir dalam pertemuan itu Bupati Gowa, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Sulsel, Direktorat Intel Polda Sulsel, Ketua MUI Sulsel, MUI Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Ketua FKUB Provinsi Sulsel, kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Kakan Kemenag Agama Kabupaten Gowa, dan Dedi Slamet Riyadi dari Kasubdit Bina Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik Direktorat Urusan Agama Islam pada Dirjen Bimas Islam Kemenag RI.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliran Bab KesucianAliran sesatMajelis Ulama IndonesiaMUIMUI SulselYayasan Nur Mutiara Ma’rifatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurangnya Pengawasan Orang Tua, 266 Pelajar Ponorogo Ajukan Dispensasi karena Hamil di Luar Nikah
Tulisan selanjutnya Tanggapi ‘Logo Halal’ Mixue, Pakar Unair: Pelaku Usaha jangan Memberikan Informasi Tidak Benar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?