Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sichuan China: Orang Tak Menikah Boleh Punya Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2023 17:22 5:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2023 11:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Provinsi Sichuan di China yang berpenduduk lebih dari 80 juta jiwa akan mencabut larangan orang tidak menikah memiliki anak dan tidak lagi membatasi jumlah anak guna mendukung program nasional peningkatan jumlah penduduk.

Hari Senin (30/1/2023), Komisi Kesehatan Sichuan mengumumkan akan memperbolehkan semua orang untuk mendaftarkan kelahiran ke kantor pemerintahann provinsi mulai 15 Februari, lansir The Guardian. Registrasi kelahiran anak jumlahnya juga tidak dibatasi untuk orangtua manapun.

Sampai sekarang, komisi memperbolehkan hanya pasangan menikah yang memiliki anak dan jumlahnya dibatasi dua saja yang didaftarkan ke otoritas daerah.

Kebijakan baru ini akan berlaku selama lima tahun.

Kebijakan reproduksi nasional tidak secara eksplisit melarang wanita tidak menikah untuk memiliki anak, tetapi bukti pernikahan kerap dijadikan syarat bagi orangtua untuk mengakses berbagai layanan gratis termasuk perawatan kesehatan ibu hamil, gaji selama cuti hamil dan perlindungan bagi pekerja.

Baca Juga

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mereka yang mendaftar anak di luar nikah sering dikenai denda untuk mendapatkan hukuo – registrasi keluarga yang sangat penting yang akan memberikan anak akses pendidikan dan layanan sosial.

Setelah beberapa dekade kebijakan satu anak yang berdampak hukum, mencakup hukuman finansial bagi pelanggar dan kebijakan aborsi paksa dan baru berakhir pada tahun 2016, komposisi demografi China mengalami ketidakseimbangan gender yang besar karena preferensi laki-laki di kalangan masyarakat. Tidak hanya itu, kaum muda semakin banyak yang menolak pernikahan dan melahirkan, dengan alasan tingginya biaya hidup, berkurangnya mobilitas sosial, meningkatnya tekanan karir dan ekspektasi sosial terhadap perempuan.

Sichuan menempati peringkat ketujuh dalam hal proporsi populasi di atas usia 60 tahun, atau lebih dari 21 persen menurut data pemerintah.

Pemerintah provinsi sudah berkali-kali mengadakan insentif guna meningkatkan angka kelahiran. Pada Juli 2022, Provinsi Sichuan menawarkan tunjangan bulanan bagi orangtua yang memiliki anak kedua dan ketiga sampai usia mereka tiga tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakchina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berjoget di Jalanan Sepasang Kekasih Iran Dibui 10 Tahun
Tulisan selanjutnya Puluhan Anak Alami Gangguan Jiwa Akibat Game dan Video Porno, Salimah Gagas Sekolah Pranikah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Feature
1 Juli 2026 06:30
Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

perang skala penuh
Berita

Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

26 Juni 2026 15:27
Berita

Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

25 Juni 2026 15:21
Berita

Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

25 Juni 2026 15:06
Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?