Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Potret Monarki Inggris Tidak Lagi Ditampilkan di Uang Kertas Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2023 19:32 7:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2023 18:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Australia tidak lagi menampilkan potret monarki Inggris di uang kertas, artinya Raja Charles III tidak akan muncul dalam uang kertas baru pecahan 5 dolar.

Desain uang baru akan menampilkan kebudayaan dan sejarah penduduk asli Australia, kata Reserve Bank of Australia (RBA).

Potret mendiang Ratu Elizabeth II tampil di uang kertas pecahan lima dolar yang saat ini beredar di Australia.

Kematian Elizabeth tahun lalu menyulut kembali perdebatan soal masa depan Australia sebagai sebuah monarki konstitusional.

“Keputusan oleh Reserve Bank Board menyusul konsultasi dengan pemerintah Australia, yang mendukung perubahan ini,” kata bank sentral Australia itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip BBC Kamis (2/2/2023).

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Bank akan berkonsultasi dengan First Australians dalam desain uang pecahan $5. Uang yang baru perlu waktu beberapa tahun untuk dirancang dan dicetak. Sementara itu, pecahan $5 yang ada sekarang ini masih akan diedarkan. Uang tersebut masih akan terus berlaku bahkan setelah uang baru dikeluarkan,” imbuh RBA.

Uang kertas A$5 merupakan satu-satunya yang bergambar monarki Inggris. Gambar bagian kepala Ratu Elizabeth II juga masih ditampilkan di uang koin, meskipun Australia sedang beralih menggunakan gambar bagian kepala Raja Charles III.

RBA mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya belum menentukan tanggal kapan desain uang kertas pecahan lima dolar baru diungkap ke publik.

Keputusan perubahan desain itu disambut baik komunitas orang asli Australia.

Orang-orang First Nations hidup di Australia selama sedikitnya 65.000 tahun sebelum era kolonisasi Inggris, menurut estimasi terbaru.

Monarki Inggris juga merupakan kepala negara bagi Australia, New Zealand dan 12 lain wilayah Persemakmuran di luar Inggris Raya. Peran kepala negara itu sekedar seremonial belaka.

Selama ini potret monarki Inggris muncul setidaknya di satu desain di setiap seri uang kertas Australia.

Akan tetapi, pada September 2022 Australia mengatakan gambar pemimpin monarki yang baru (Raja Charles III) tidak akan otomatis menggantikan potret Elizabeth di uang kertas pecahan lima dolar, dan potretnya kemungkinan akan diganti dengan figur orang Australia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Elizabeth IImonarki Inggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dikeroyok Kelompok LGBT, Bima Arya Persilahkan Gugat Perda P4S ke MK
Tulisan selanjutnya Berziarah ke Masjid Bersejarah di Thailand Selatan 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?