Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

KDRT di Sydney Marak, Hanya Dalam Empat Hari Polisi Tangkap 648 Pelaku Kekerasan Rumah Tangga

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Februari 2023 09:46 9:46 am
Ahmad
Dipublikasikan 6 Februari 2023 09:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kepolisian negara bagian New South Wales menangkap hampir ratusan orang pelaku kekerasan dalam rumah tangga dalam sekali operasi yang hanya berlangsung empat hari. Polisi menyebut mereka ini pelaku paling berbahaya.

Operasi Amarok yang berlangsung pekan lalu di berbagai lokasi berhasil menangkap 648 orang, dengan lebih dari 1.000 tuduhan, termasuk kepemilikan senjata terlarang seperti kapak dan parang, demikian dikutip laman ABC News.

Komisaris Polisi Karen Webb menjelaskan beberapa di antara pelaku memiliki surat perintah penangkapan, sementara yang lainnya telah melanggar perintah menghindari kekerasan (AVO).

“Kami sangat mengkhawatirkan para korban, sehingga aparat pun bergerak menangkap para pelaku,” ujar Komisaris Karen Webb.

“Beberapa dari pelaku ini sulit ditemukan, mereka menghindari polisi. Itulah sebabnya kami melakukan operasi besar ini. Hasilnya berbicara sendiri. Saya senang sekali,” katanya.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Salah satunya adalah polisi menemukan seorang pria berusia 29 tahun yang dituduh bersembunyi dari selama ini. Polisi menyebut orang itu akhirnya berhasil didekati di daerah Bankstown, tapi dia keluar dari mobilnya di jalan The Appian Way, lalu melarikan diri dari aparat.

Dia kemudian berhasil ditangkap dan didakwa dengan beberapa pelanggaran termasuk melanggar pembatasan AVO, menguntit atau mengintimidasi korban, dan melarikan diri dari polisi.

Wakil Komisaris Polisi NSW Mal Lanyon mengatakan kekerasan rumah tangga dan kekerasan lain terkait keluarga adalah masalah yang paling menantang saat ini.

“Dari penelitian atas kasus sebelumnya, kita tahu bahwa tanpa pendekatan polisi yang tepat, seorang tersangka pelanggaran, pencekikan atau menyebabkan korban lemas, kemungkinan akan berkembang menjadi pelanggaran pembunuhan,” jelasnya.

“Bila digabungkan dengan berbagai strategi kami, Operasi Amarok secara signifikan akan mengurangi risiko bahaya bagi korban saat ini dan calon korban di masa depan,” tambahnya.

Dalam operasi ini polisi menyita 19 senjata api dan 49 senjata terlarang.* (Ahmad)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KDRTkekerasan dalam rumah tanggaKriminal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI dan Wapres Kaget Masih ada Larangan Pramugari Mengenakan Jilbab
Tulisan selanjutnya Moskow Memperingatkan Israel Tidak Memasok Senjata ke Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?