Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gunakan Lafaz Allah di Busana Seronok, Brand Fashion Australia Menuai Kecaman  

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Maret 2023 10:36 10:36 am
Ahmad
Dipublikasikan 17 Maret 2023 06:30
Bagikan
Brand fashion asal Australia, Not A Man's Dream, menuai kecaman setelah menampilkan koleksi terbaru dengan lafaz Allah pada busana seksi
Bagikan

Hidayatullah.com–Brand fashion asal Australia, Not A Man’s Dream, menuai kecaman setelah menampilkan koleksi terbaru dengan lafaz “Allah” pada busana seksi. Masalah ini mencuat setelah tampilan fashion show di Melbourne Fashion Festival (MMF) ini viral ke publik.

Dalam pergelaran itu, lafaz “Allah” telah dijadikan motif untuk beberapa tampilan koleksi, termasuk busana jumpsuit tanpa lengan dengan bahan transparan.

Perancang busana memperlihatkan modelnya mengenakan jumpsuit dimana bagian model, leher dan telinga ditutupi dengan kain yang sama yang dapat memicu kesan seolah-olah menyerupai cadar atau hijab, pakaian khusus wanita muslimah.

Mona Khalifa, seorang blogger fesyen muslim yang ikut hadir dalam acara tersebut mengaku sangat “terganggu” saat melihat desain di depan matanya. “Menggunakan frase suci dan menulis kata ‘Allah’ dalam bahasa Arab, yang suci bagi umat Islam tetapi juga bagi orang Kristen … adalah tindakan keliru dalam banyak hal.”

Mona Khalifa yang mengungkapkan kemarahannya kemudian mengunggah video. Mona mengungkapkan ketidaksenangannya atas kata-kata nama “Allah” seorang dipermainkan oleh perancang busana Australia.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mona bersikeras bahwa busana itu terang-terangan sengaja memprovokasi umat Islam dengan kata “Allah”, serta komunitas Kristen Arab yang juga menggunakan kata yang sama untuk Tuhan.

Menurut SBS News, menyusul kontroversi tersebut, Melbourne Fashion Festival (MMF) dan perancang busana Not A Man’s Dream telah mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada media.

MFF dalam sebuah pernyataan mengatakan pihak festival tidak berniat untuk tidak menghormati siapapun dan mereka meminta maaf atas kesalahan tersebut.

Akibat banyak kecaman, panitia Melbourne Fashion Festival meminta maaf dan langsung menghapus foto-foto tersebut dari media sosial, lapor News.com.au.

Sang desainer, Samantha Saint James, juga sudah memberikan permintaan maaf atas timbulnya kontroversi akibat busana yang didesainnya itu. Samantha mengaku baru menyadari kesalahan desainnya dan mengaku tidak bermaksud untuk menghina agama.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiabusana seksifashionHeadlinelafaz AllahMelbourne Fashion FestivalNot A Man's Dream
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah Habis Rp 52 Juta,  Pasangan Lansia Ini Gagal Umrah setelah Ditipu Travel Tidak Jelas
Tulisan selanjutnya Polri Berjanji akan Beri Sanksi Anggotanya yang Hidup Mewah dan Hedon  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?