Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ketua PP Muhammadiyah: Pembelian Gereja di Bekas Kekhalifahan Abbasyiah untuk Mengembalikan Peradaban Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 April 2023 14:49 2:49 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 April 2023 15:30
Bagikan
Pusat Kebudayaan Islam Madrid
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Saad Ibrahim menjelasakan alasan mengapa Muhammadiyah harus membeli bangunan gereja di Alcala, di Kota Madrid, Spanyol di masa kepimpinanya dulu. Alasan pembelian geraja ini dijelaskan  saat Pengajian Ramadan di UHAMKA, Sabtu (1/4/2023).

Saad menyebut proses pembelian dan negosiasi itu masih berjalan dan PWM Jatim disebut ingin mengembalikan fungsi bangunan ini sebagai pusat kegiatan umat Islam di sana.

“Sekarang bolanya sudah ada di PWM Jawa Timur,” kata Saad dikutip laman PP Muhammadiyah.

Menurutnya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur membeli komplek bangunan seluas 3 hektare yang dikabarkan seharga 3 juta Euro ini merupakan peninggalan era Kejayaan Islam di Andalusia.

Selain asrama, di dalamnya juga ada sebuah bangunan gereja yang sudah tidak aktif.  Saad menjelaskan, awal mula ide pembelian ini datang saat di masa kepimpinanya pengurus melakukan rihlah ke Turki dan Spanyol.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Di akhir periode kami di PWM Jatim, kami melakukan ar rihlah at tsaqafiyah, rihlah peradaban. Kami ke Turki dan Spanyol. Nah di Spanyol itu ar-rihlah yang mestinya memberikan kegembiraan-kegembiraan justru memberikan kepedihan-kepedihan karena kebesaran Islam sudah tidak lagi menjadi milik kita, di situlah kemudian kita melakukan langkah awal biar pun kemudian di situ kita ada prosesnya panjang karena ini berkaitan dengan dua negara,” ungkapnya.

Motivasi PWM Jatim sendiri, menurut Saad adalah untuk membangkitkan inspirasi dan semangat kaum muslimin agar berani berbuat nyata dalam merengkuh kembali peradaban Islam, tidak sekadar dalam romantisme sejarah saja.

Selain itu, ikhtiar ini dianggap memberikan penegasan bahwa umat Islam, lebih-lebih Muhammadiyah tampil sebagai kekuatan umat dalam mengembalikan peradaban Islam.

“Yang kedua, ini bukan (inisiatif) individual tapi organisasi. Tapi dengan kita katakan (soal pembelian) itu, ini sudah power,” tegasnya.

“Sekali lagi ketika kita omongkan maka itu jadi kekuatan. Saya sering menganalogikan, Pakistan itu akan terlambat (merdeka) jika tahun 1930 Iqbal tidak punya yang namanya dreamland. Dikatakan tahun 1930, nanti baru 17-18 tahun Ali Jinnah yang meneruskan,” pungkas Saad.

Bekas Masjid di Era Khalifah Abbasiyah

Seperti diketahui, gereja yang akan dibeli Muhammadiyah ini dulunya merupakan masjid peninggalan Kekhalifahan Abbasiyah, yang berdiri di atas lahan seluas 3.000 meter persegi.

Dilansir dari Asiaone, pemimpin Muhammadiyah Jatim Saad Ibrahim mengatakan bahwa gereja tersebut dijual karena jemaahnya telah berkurang menjadi 15 orang, dan kemudian dijual dengan harga sekitar Rp 45 miliar.

“Kami sedang dalam proses negosiasi dengan pengelola tempat ibadah. Mereka menawarkan harga sekitar 3 juta euro atau sekitar Rp45 miliar,” ungkap Saad.

Sebagai informasi, beberapa wilayah Spanyol dan Portugal merupakan bagian dari Kekhalifahan Abbasiyah, yaitu kekhalifahan ketiga yang menggantikan nabi Muhammad ﷺ.

Dulunya, Spanyol memiliki sekitar 800 masjid, namun sekarang tidak lebih dari 10 masjid. Pembelian bangunan yang dilakukan oleh Muhammadiyah bukan pertama kalinya.

Pada Desember 2022 lalu, Muhammadiyah telah meresmikan sekolah dasar yang berlokasi di negara bagian Victoria, Australia, dan diberi nama Muhammadiyah Australian College. Bangunan ini sebelumnya merupakan sekolah Katolik.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Fathurrahman Kamal mengatakan, gereja yang dimaksud itu awalnya adalah masjid peninggalan Kekhalifahan Abbasyiah.

Menurut Fathurrahman, pembelian gereja tersebut dilakukan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jatim yang pada periode sebelumnya dipimpin oleh Dr Saad Ibrahim. Apalagi arus untuk melakukan internasionalisasi dakwah sedang menguat di lingkungan Muhammadiyah.

“Termasuk juga pada produk Muktamar Solo ini kan salah satu orientasi ke depan ini bagaimana melakukan internasionalisasi daripada dakwah Muhammadiyah,” ucap Fathurrahman dikutip Republika Online.

Menurut dia, saat ini perwakilan Muhammadiyah sendiri saat ini sudah ada di lima benua; yaitu Benua Asia, Benua Afrika, Benua Eropa, Benua Amerika, dan di Benua Australia. Seperi di Mesir, kata dia, Muhammadiyah juga sudah memiliki amal usaha dan bahkan mendirikan Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci Muhammadiyah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bekas gerejaHeadlineKekhalifahan AbbasyiahKota MadridPP MuhammadiyahSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Saat Tepat Mentautkan Hati Anak ke Masjid
Tulisan selanjutnya Menko Polhukam Mahfud MD Kunjungi PP Muhammadiyah, Bahas Korupsi dll

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?