Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dubes Yordania, UEA dan Bahrain Tak Hadiri Acara Bukber yang Digelar Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 April 2023 09:17 9:17 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 April 2023 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Duta besar dari Yordania, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) tidak menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Israel pada Ahad. Ketidakhadiran ini lantas menimbulkan dugaan adanya keretakan antara entitas zionis Israel dan negara-negara Arab.

Bahrain dan UEA malah mengirim diplomat tingkat rendah ke acara bukber tersebut, meskipun duta besar Mesir dan Turki hadir, lapor Times of Israel pada Selasa (04/04/2023). Kepala kantor penghubung Maroko di Israel, Abderrahim Beyyoudh, juga hadir.

Acara tersebut dimaksudkan untuk mempertemukan para duta besar negara-negara mayoritas Muslim usai menteri sayap kanan Israel menyebabkan kecaman di dunia Arab atas serangkaian komentar yang menghasut.

Selama buka puasa, Menteri Luar Negeri Israel Cohen memuji Abraham Accords – yang membuat Israel menjalin hubungan dengan UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko – meskipun acara tersebut jelas-jelas dihina oleh Abu Dhabi dan Manama, dengan mengatakan itu adalah “pencapaian terbesar negaranya” dalam beberapa tahun terakhir”.

“Abraham Accords membawa perubahan dalam hubungan dengan pemerintah dan tidak kurang, dengan orang-orang di Timur Tengah,” tambahnya.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Namun telah terjadi krisis diplomatik antara Israel dan negara-negara Arab sejak pembentukan pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada bulan Desember.

Bulan lalu, Yordania memanggil duta besar Israel untuk Amman sebagai protes setelah Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan kepada audiensi di Paris bahwa orang Palestina “tidak ada”.

Pada hari Ahad, Raja Yordania Abdullah mengatakan adalah tugas semua Muslim untuk menentang provokasi Israel di tempat-tempat suci di Yerusalem.

Ada juga laporan tentang ketegangan dengan UEA atas tindakan Smotrich setelah dia menyerukan pembersihan etnis kota Hawara di Palestina menyusul pogrom oleh pemukim Israel.

UEA juga dilaporkan marah atas penyerbuan Masjid Al-Aqsha oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir pada bulan Januari.

Sejak tahun 2023 ini, sudah 83 warga Palestina dibunuh oleh zionis Israel di Tepi Barat yang diduduki.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahrainhubungan diplomatikyordaniaZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Praktik Kewirausahaan Syariah Mampu Membangun Masyarakat Madani
Tulisan selanjutnya Perlawanan Palestina Meluncurkan Roket setelah Serangan Brutal Pasukan ‘Israel’ pada Jamaah Ramadhan di Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?