Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Cegah Kasus Asusila dan Pelecehan Seksual, Gresik Uji Coba Pemisahan Kelas Siswa

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Mei 2023 06:56 6:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Mei 2023 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Bupati Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani menggagas pemisahan ruang kelas bagi pelajar siswa-siswi dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Terobosan tersebut dicetuskan guna menghindari kasus-kasus asusila yang terus terjadi dan bergulir.

Gagasan ini disampaikan Fandi Akhmad saat perayaan Hardiknas 2023 (Hari Pendidikan Nasional) terdapat inovasi perbaikan pendidikan yang masih diproses, dan coba diimplementasikan di beberapa sekolah.

“Ini masih dalam kajian, tujuannya adalah mengurangi bullying di sekolah maupun pelecehan seksual. Ini masih belum serentak, dikaji dulu baru pilot project,” katanya, Rabu (3/5/2023).

“Kami tengah fokus pada wacana pemisahan pelajar putra dan putri dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Hal ini masih dalam proses perencanaan, sebagai solusi kasus pelajar yang marak terjadi di dunia pendidikan,” tuturnya, Rabu (3/5/2023).

Pemisahan pelajar putra dan putri saat KBM berlangsung diadopsi dari sistem pendidikan yang ada di pesantren. Ruang kelas disterilkan dari bullying, kekerasan seksual dan sebagainya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Sebagai Kabupaten ramah anak, Gresik selalu mencoba yang terbaik untuk siswa. Program ini akan diuji coba terlebih dahulu, jika efektif akan diaktifkan ke seluruh Sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S Hariyanto mengiyakan hal tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyusunan instrumen sebelum penerapan lapangan.

 “Instrumennya sedang kita susun, efektif atau tidak. Nantinya akan kita uji coba saat tahun ajaran baru ini,” jelasnya.

Menurutnya, uji coba ini akan diketahui apakah hasil proses pembelajaran siswa dan siswi berdampak positif atau tidak. “Kalau memang positif, setuju, bisa diterapkan. Mau kami rapatkan dulu dengan dewan pendidikan, seluruh elemen stakeholder pendidikan, duduk bersama dirapatkan. Apakah hal ini berdampak positif di dunia pendidikan kabupaten Gresik. Selain mencegah bullying bisa mencegah pelecehan seksual terhadap anak,” pungkasnya.

Sasaran tempat sebagai pilot project yakni SDN 6 Gresik dan SMPN 1 Gresik, untuk murid baru kelas 1 SD serta kelas VII SMP. Sekolah tersebut dipilih karena memiliki minimal dua ruang kelas di setiap tingkatan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asusilabelajarbupai gresikHeadlinepelecehan seksualpemisahan siswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siwak, Warisan Islam yang Terabaikan
Tulisan selanjutnya Menelisik Kembali Dugaan Penyimpangan Al Zaitun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?