Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aliran Lapar Demi Bertemu Yesus Memakan Korban Tewas 200 Hilang 600

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2023 16:42 4:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2023 16:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Korban tewas pengikut sebuah aliran sesat Kristen di Kenya yang dipimpin pastor Paul Mackenzie, yang menyuruh jemaatnya melaparkan diri demi bertemu Yesus, sudah mencapai 201 setelah polisi pada hari Sabtu (14/5/2023) membongkar makam dan menemukan 22 mayat lagi. Kebanyakan dari mereka menunjukkan tanda-tanda kelaparan menjelang kematiannya. Sementara 600 lebih lainnya masih dinyatakan hilang.

Mackenzie, yang ditangkap bulan lalu, masih meringkuk di dalam tahanan. Polisi berencana untuk mendakwanya dengan pasal berkaitan dengan terorisme lapor Associated Press.

Ratusan mayat ditemukan dari puluhan kuburan massal yang tersebar di lahan seluas 800 hektar milik Mackenzie, yang terletak di daerah pesisir Kilifi. Pastor itu bersikukuh mengatakan bahwa dia sudah menutup gerejanya pada tahun 2019 dan pindah ke lahan di kawasan hutan untuk bertani.

Autopsi yang dilakukan pada lebih dari 100 mayat pekan lalu menunjukkan para korban meninggal karena kelaparan, pencekikan, mati lemas dan luka-luka akibat pukulan atau benturan benda tumpul.

Mengutip keterangan aparat, media massa lokal mengatakan sejumlah organ hilang dari tubuh mayat-mayat tersebut.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Tidak jelas berapa banyak orang yang sejauh ini telah diselamatkan dari operasi pencarian dan penyelamatan di lahan Mackenzie yang luas. Sebagian penyintas kondisi fisiknya terlalu lemah untuk berjalan saat ditemukan.

Komisaris kepolisian daerah pesisir Rhoda Onyancha pada hari Sabtu mengatakan jumlah total tersangka yang sudah ditangkap mencapai 26 orang, dengan 610 orang dilaporkan hilang oleh keluarga mereka.

Mackenzie, istrinya, dan 16 tersangka lainnya akan disidangkan mulai akhir bulan ini.

Sebelum kasus ini, Mackenzie pernah didakwa atas kematian sejumlah anak di gerejanya dalam kasus yang masih berproses di pengadilan. Warga di sekitar tempat kelompok sesat itu berkumpul menjadi waspada setelah para pengikutnya pindah ke kawasan hutan.

Polisi di seluruh penjuru Kenya menginterogasi pemuka-pemuka agama lain yang ajarannya diyakini menyesatkan dan bertentangan dengan hak asasi manusia.

Aliran-aliran sesat – umumnya Kristen – marak bermunculan di Kenya, negara yang masyarakatnya cukup relijius.

Presiden William Ruto pekan lalu memerintahkan pembentukan komisi khusus untuk menyelidiki bagaimana ratusan orang bisa terperdaya untuk menemui ajal mereka sendiri demi bertemu Yesus, dan meminta agar lembaga dan aparat terkait yang gagal bertindak diberi sanksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliran sesatgerejaHeadlineKenyakristenpastorPaul MackenzieYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerbangan Malaysia-Indonesia akan Segera Ditambah
Tulisan selanjutnya Persaudaraan Alumni 212 Menolak Band Coldplay karena Menukung LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?