Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Usulan Pelarangan Jilbab di Australia Munculkan Polemik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 November 2002 11:05 11:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2002 11:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rencana pelarangan Jilbab di Australia mulai menimbulkan polemik panjang. Polemik ini muncul pertama kali setelah salah seorang anggota parleman dari Partai Demokratik Kristen, Reverend Fred Nile mengusulan pelarangan terhadap pemakaian penutup aurat dan jilbab bagi warga muslim di Australia, (21/11) kemarin. Dalam usulannya, Fred Nile meminta pemberlakuan pelarangan pemakain pakaian busana muslimah di tempat umum, khususnya di New South Wales. Menurut Fred Nile, dengan pakaian itu bisa dimungkinkan sebagai kedok para teroris menyimpan bahan peledak atau bom. Fred Nile kemudian menyandarkan alasan pelarangan itu dengan kejadian di teater Moscow baru-baru ini. Menurutnya, kejadian itu merupakan sebuah contoh bagaimana pakaian bisa digunakan pada sebuah serangan teroris. Ini sebuah fakta bahwasanya memakai penutup seluruh tubuh menyembunyikan identitas seseorang dan bahkan jenis kelaminya pria atau wanita, yang mana merupakan penyamaran yang sempurna untuk teroris untuk bisa menyimpan senjata dan bahan peledak”, ujar Fred dengan nada cukup rasialis. Secara bersemangat, Fred Nile juga meminta melarang pemakaian penutup aurat tersebut di di tempat-tempat umum, khususnya stasiun kereta, jalan, dan tempat-tempat perbelanjaan. Sayangnya, usulannya yang berbau dikriminatif tersebut cepat mengundang polemik. Bebera anggota parlemen lainnya mengecam dan menuduh Rev Nile sebagai seseorang yang tidak mempunyai toleransi keagamaan. Menanggapi usulan itu, Kepala Kepolisian New South Wales menolak permintaan tersebut dengan cepat. Asosiasi Muslim Lebanon menuduh Rev Nile mencoba untuk memancing tanggapan politis. Penutup kepala adalah masalah kesederhanaan, bukan msalah kekerasan, dan tidak pernah kejadian di dalam sejarah Australia seorang wanita yang pakai penutup kepala melakukan kekerasan, kata juru bicara asosiasi muslim lebanon, Keysar Trad. Usulan Fred Nile itu diduga karena rasa emosional semata. Sebab, selama ini, sealain Islam, para biarawati dan pendeta juga telah menggunakan baju kebesaran dan penutup rambut yang mirip jilbab layaknya pakaian Islam. (SMH/rahmah/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Bakar Baasyir Ajukan Kasasi
Tulisan selanjutnya Hari Anti Coca-Cola Se-Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah

Berita
3 November 2026 19:02
Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

Terbaru

  • Iran Eksekusi Mati Pria Jaish al-Adl Terlibat Penyerangan Kantor Polisi
  • Kepala Intelijen Turki: “Tidak ada Palestina tanpa Gaza”
  • Apresiasi LPH Hidayatullah, Wagub Jateng Ajak Bersama Bangun Sistem Halal Indonesia
  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?