Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pejabat India Kuras Air Satu Bendungan untuk Mengambil Ponselnya yang Terjatuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Mei 2023 17:33 5:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Mei 2023 17:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pejabat di India diberhentikan setelah dia memerintahkan untuk menguras air dari satu bendungan untuk mengambil ponselnya yang terjatuh ke dalamnya.

Perlu waktu tiga hari untuk memompa jutaan liter air keluar dari bendungan, setelah Rajesh Vishwas menjatuhkan ponselnya ketika sedang berswafoto.

Ketika ponselnya ditemukan, sudah dapat dipastikan gawai itu terlalu lama terendam air sehingga tidak dapat berfungsi kembali.

Vishwas mengklaim ponselnya berisi data sensitif milik pemerintah dan karena harus diselamatkan. Namun, dia dituduh menyalahgunakan kewenangan untuk mengambil ponselnya dari dalam bendungan.

Pejabat inspektorat makanan itu menjatuhkan ponsel Samsung-nya, yang berharga sekitar $1.200 (100.000 rupee), ke Bendungan Kherkatta, di negara bagian Chhattisgarh, India bagian tengah, pada hari Ahad lalu, lansir BBC Sabtu (27/5/2023).

Baca Juga

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Setelah penyelam lokal gagal menemukannya, dia membayar pompa diesel untuk didatangkan ke lokasi, kata Vishwas dalam rekaman video berisi pernyataannya seperti  dikutip media di India.

Dia mengatakan sudah memperoleh izin lisan dari seorang aparatur untuk mengeringkan bendungan dan membuangnya airnya ke kanal di dekatnya, seraya menambahkan bahwa menurut aparatur itu pembuangan air ke kanal justru menguntungkan para petani karena mendapatkan air lebih.

Pompa itu bekerja selama beberapa hari, menguras keluar sekitar 2 juta liter air, yang kabarnya cukup untuk mengairi lahan pertanian seluas 6 kilometer persegi.

Misinya terhenti ketika seorang petugas dinas pengairan lain tiba di lokasi setelah mendapat laporan pengaduan.

“Dia diberhentikan sambil menunggu penyelidikan. Air merupakan sumber daya esensial dan tidak bisa dibuang-buang seperti itu,” kata Priyanka Shukla, seorang pejabat distrik Kanker kepada koran The National.

Vishwas membantah tudingan penyalahgunaan jabatan dan mengatakan bahwa dia mengeringkan air yang berada di bagian overflow (limpahan) be dungan dan “tidak dalam kondisi dapat digunakan”.

Tindakannya itu mengundang kritikan dari sejumlah politisi.

“Ketika masyarakat bergantung pada truk tanker untuk fasilitas air di musim panas yang terik, aparatur ini telah menguras 41 lakh liter yang seharusnya digunakan untuk keperluan irigasi di lahan seluas 1.500 hektar,” kritik politisi BJP dari kubu partai oposisi di negara bagian itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bendunganIndiaponsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Keluarga Mengungsi karena Kerbau Justru Terjebak di Sarang Buaya
Tulisan selanjutnya Sami Zayn, Pegulat Muslim yang Berhasil Mengubah Pentas Gulat Profesional WWE

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?