Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Senat Connecticut Bersihkan 12 Terpidana dari Tuduhan Praktik Sihir 370 Tahun Silam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2023 08:51 8:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2023 08:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota-anggota senat negara bagian Connecticut, Amerika Serikat, membebaskan dari tuduhan praktik sihir 12 orang yang lebih dari 370 tahun silam dinyatakan bersalah sebagai penyihir.

Sebelas dari 12 terpidan itu dihukum gantung setelah diadili dalam persidangan-persidangan di era kolonialisme Amerika, yang menurut Senat saat ini merupakan “miscarriage of justice”.

Puluhan orang dieksekusi mati karena tuduhan sihir di Amerika pada abad ke-17.

Hari Kamis (25/5/2023), Senat Connecticut dengan suara 33-1 setuju untuk membersihkan belasan orang tersebut dari tuduhan sebagai penyihir dalam dakwaan di persidangan yang digelar di pengadilan di negara bagian itu pada akhir tahun 1600-an.

Seorang senator yang memberikan suara penolakan, Rob Sampson, mengatakan bahwa dirinya berpendapat adalah salah “untuk menilai salah atau benar perihal kejadian di masa lampau yang kita tidak memiliki pengetahuan tentangnya”.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

 “Saya tidak ingin melihat rancangan undang-undang yang menyatakan ini benar itu salah yang mencitrakan secara salah Amerika sebagai tempat yang buruk dengan sejarah yang kelam,” katanya seperti dikutip Associated Press.

“Saya ingin kita fokus melihat ke arah masa depan, yang lebih cerah dan lebih baik,” ujarnya.

Resolusi itu sebelumnya sudah diloloskan House of Representatives dengan suara 121 mendukung dan 30 menolak.

Keputusan itu diambil setelah selama hampir dua dekade keturunan para terpidana itu, yang pada 2005 membentuk kelompok CT Witch Trial Exoneration Project, melakukan lobi-lobi guna membersihkan nama moyang mereka.

Mereka menyambut baik keputusan itu, terlebih kabar gembira itu datang bertepatan dengan malam peringatan ke-376 tahun kematian Alice Young, orang pertama yang dihukum gantung di New England (nama wilayah AS pada era kolonialisme kala itu) dengan tuduhan penyihir.

Sedikitnya 45 orang dituduh melakukan sihir di era kolonial Connecticut, meskipun Witch Trial Exoneration Project meyakini catatan itu kemungkinan tidak lengkap.

Dalam persidangan kasus yang dikenal sebagai Salem Witch Trials in nearby Massachusetts, sekitar 200 dituduh melakukan praktik sihir yang menyebabkan kematian 25 orang.

Agustus 2022, negara bagian Massachusetts secara resmi membersihkan  Elizabeth Johnson dari tuduhan penyihir. Dia merupakan orang terakhir yang divonis bersalah dalam rangkaian persidangan Salem Witch Trials. 

Awalnya Elizabeth Johnson divonis hukuman mati, tetapi kemudian mendapatkan pembebasan dan melanjutkan hidupnya sebagai orang bebas hingga usia 77 tahun. Para sejarawan sekarang meyakini bahwa wanita itu mengalami disabilitas mental.

Saud Anwar, seorang anggota senat negara bagian, yang menaruh perhatian pada kasus itu setelah mengetahui ada seorang konstituennya merupakan keturunan salah satu terpidana kasus sihir, mengatakan kepada Associated Press pengadilan terhadap orang-orang yang dituding sebagai penyihir hingga saat ini masih terjadi di berbagai tempat di dunia.

Negara lain juga ada yang berusaha membersihkan nama orang-orang yang dahulu dituduh sebagai penyihir.

Tahun lalu, menteri pertama Skotlandia kala itu Nicola Sturgeon secara resmi mengajukan permohonan maaf kepada 4.000 orang Skotlandia, kebanyakan perempuan, yang dituduh melakukan praktik sihir antara 1563 dan 1736. Sekitar 2.500 tertuduh sudah dieksekusi mati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatConnecticutpenyihirSihir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekstremis Hindutva Serang Bus yang Membawa Jamaah Haji, Paksa Meneriakkan ‘Hidup Dewa Rama’
Tulisan selanjutnya Menteri Kesehatan Pakistan: Sampel Urine Imran Khan Ada Jejak Kokain dan Alkohol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?