Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Teror Hindutva Bikin Muslim di Uttarkashi Mengungsi dan Meninggalkan Toko Mereka

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Juni 2023 16:30 4:30 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Juni 2023 18:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketegangan komunal yang terus meningkat karena tuduhan ‘jihad cinta’ oleh gerombolan Hindutva membuat Muslim pemilik toko menutup bisnis mereka dan mengungsi. Hingga kini sudah ada delapan keluarga Muslim yang meninggalkan Purola di Uttarkashi Uttarakhand, India demi menyelamatkan diri.

Pada hari Minggu, Shakil and Sons, toko pakaian terkemuka di Purola selama lebih dari empat dekade, membuat keputusan sulit untuk meninggalkan toko mereka dan pindah ke Dehradun. Shakil, sang pemilik toko, menceritakan bahwa ayahnya merantau ke Purola 42 tahun lalu dan mendirikan kios pinggir jalan untuk menjual pakaian.

“Mengikuti jejak ayah saya, saya mendirikan toko pakaian ini sekitar 15 tahun yang lalu, tetapi sekarang saya memutuskan untuk pindah karena situasi yang semakin memburuk,” ujarnya.

Sedikitnya delapan pedagang Muslim dan penjaga toko telah meninggalkan Purola sejak protes pecah atas penculikan seorang gadis kecil Hindu oleh dua orang, salah satunya Muslim, pada 31 Mei.

Polisi telah menangkap kedua pelaku yakni Ubed Khan, 24, seorang penjaga toko setempat dan Jitender Saini, 23, seorang montir motor.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Meski begitu, gerombolan Hindutva secara brutal lantas menyerang toko-toko milik Muslim karena tidak puas dengan respon polisi.

Selain itu, tiga pemilik toko lainnya dari kota Barkot dan Naugaon di Lembah Yamuna juga telah menutup bisnis mereka.

Insiden itu langsung dikembangkan dengan stigma ‘jihad cinta’, sebuah teori konspirasi yang dikeluarkan ekstremis Hindu dengan menyatakan pria Muslim merayu wanita Hindu, menjebak dan mengubah agama mereka.

Penculikan itu telah memicu perpecahan komunal, dengan pengusaha lokal dan pedagang menutup toko mereka sepanjang hari pada hari Sabtu karena kekhawatiran meningkatnya kekerasan.

Polisi telah mengadakan diskusi dengan kedua komunitas, menyerukan perdamaian dan menekankan pentingnya menjaga hukum dan ketertiban. Ketua Menteri Pushkar Singh Dhami juga telah mengeluarkan permohonan untuk tenang, memperingatkan terhadap segala gangguan terhadap hukum dan ketertiban negara.

Protes sekarang telah meluas ke wilayah Gangotri, di mana penduduk setempat telah berjanji untuk tidak mengizinkan toko yang dimiliki atau disewa oleh orang non-lokal untuk dibuka sampai verifikasi polisi dilakukan.

“Jihad cinta”, sebuah istilah yang disematkan kelompok Hindu untuk menuduh orang-orang Muslim telah membujuk para perempuan Hindu untuk memeluk Islam melalui pernikahan. Dalam sepuluh tahun terakhir, beberapa politisi BJP terus mengkampanyekan istilah ini, meskipun India memiliki sebanyak 200 juta populasi Muslim.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduHindutvaIndiaMuslimnasionalis HinduPartai Bharatiya Janata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei LSN: 99,1 Persen Pemilih Muslim Pilih Anies Baswedan
Tulisan selanjutnya Bekas PM Italia Silvio Berlusconi Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?