Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ketegangan Meningkat, Massa Radikal Hindutva Merusak Toko-Toko Milik Muslim

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juni 2023 11:23 11:23 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juni 2023 11:30
Bagikan
kota Purola di distrik Uttarkashi di Uttarakhand India, dimana gerombolan preman Hindutva menyerang seorang penjaga toko Muslim
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketegangan komunal meningkat di kota Purola di distrik Uttarkashi di Uttarakhand India, dimana gerombolan preman Hindutva menyerang seorang penjaga toko Muslim, demikian dikutip laman Siasat.

Sebuah video menjadi viral menunjukkan sekelompok pria sayap kanan meneriakkan Jai Shri Ram (Hidup Dewa Rama) dengan menyerang pintu terkunci dan seorang penjaga toko Muslim dengan tongkat.

Pintu tetap tertutup selama kekacauan sampai petugas polisi datang dan memaksa para penyerang untuk pergi.

Kota Purola telah menjadi saksi kekerasan komunal sejak 26 Mei ketika masyarakat menuduh ada upaya penculikan seorang gadis kecil Hindu oleh dua pria, salah satunya adalah seorang Muslim, digagalkan oleh penduduk setempat.

Insiden itu langsung dikembangkan dengan stigma  ‘jihad cinta’, sebuah teori konspirasi yang dikeluarkan ekstremis Hindu dengan menyatakan pria Muslim merayu wanita Hindu, menjebak dan mengubah agama mereka.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Segera setelah itu, polisi menangkap Ubed Khan, 24, seorang penjaga toko setempat, dan Jitender Saini, 23, seorang mekanik sepeda motor pada 27 Mei.

Namun, situasi mulai menurun ketika poster-poster ancaman muncul di toko-toko milik komunitas Muslim yang meminta mereka mengosongkan kota sebelum 15 Juni.

Menyusul protes besar oleh komunitas Hindu, Ketua Menteri Uttarakhand Pushkar Singh Dhami mengadakan pertemuan dengan petugas polisi senior pada 9 Juni untuk mengekang insiden desas-desus ‘jihad cinta’.

Belakangan, saat berbicara kepada wartawan, dia mengatakan bahwa jumlah orang yang secara terbuka menentang “jihad cinta” mencerminkan meningkatnya kesadaran tentang kejahatan semacam ini.

“Instruksi sudah diberikan kepada polisi untuk menindak tegas pelaku kasus jihad cinta. Mereka juga diminta untuk melakukan verifikasi drive dari waktu ke waktu untuk melihat anteseden orang yang datang dari luar dan menetap di sini,” katanya.

Aksi serupa juga terjadi di Barkot, Chinyalisaur, dan Bhatwari.  Banyak pedagang Muslim dilaporkan meninggalkan distrik Uttarkashi karena takut.

“Jihad cinta”, sebuah istilah yang disematkan kelompok Hindu untuk menuduh orang-orang Muslim telah membujuk para perempuan Hindu untuk memeluk Islam melalui pernikahan. Dalam sepuluh tahun terakhir, beberapa politisi BJP terus mengkampanyekan istilah ini, meskipun India memiliki sebanyak 200 juta populasi Muslim.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineHinduHindutvaIslam IndiaMuslim PurolaUttarkashi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Resmikan Tempat Wudhu dan MCK untuk Masyarakat Desa Penaah, Lingga
Tulisan selanjutnya Syeikh Ahmad Surkati dan Derita Jamaah Haji Indonesia di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?