Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mencuci Uang Bekas Presiden Panama Ricardo Martinelli Dijebloskan ke Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juli 2023 17:13 5:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juli 2023 17:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Panama menyatakan bekas presiden Ricardo Martinelli bersalah dalam dakwaan pencucian uang dan menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun 8 bulan atasnya.

Martinelli, 71, membantah dirinya melakukan kesalahan dan menyebut dakwaan terhadapnya bermotif politik.

Dia diperkirakan akan segera mengajukan banding, sementara kurang dari setahun Panama akan menggelar pemilihan presiden.

Bulan lalu, partainya menunjuk Martinelli sebagai calon presiden.

Martinelli memimpin Panama dari 2009 sampai 2014. Sejak tidak lagi menjabat kepala negara, fia menghadapi sejumlah dakwaan pidana.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Dua tahun silam, Martinelli dibebaskan dari dakwaan penggelapan dan memata-matai lawan politiknya dan jurnalis dengan cara menyadap telepon mereka.

Saat ini, dia masih menghadapi satu dakwaan lain, yang diperkirakan akan mulai disidangkan bulan depan. Dalam kasus ini dia ditufuh mencuci uang hasil suap dari perusahaan Brazil Odebrecht.

Martinelli bersikukuh mengatakan dirinya tidak bersalah dan dakwaan itu bertujuan agar dirinya tidak dapat mencalonkan diri sebagai presiden.

Dalam keputusan hari Selasa (18/7/2023), hakim menyatakan Martinelli dan beberapa terdakwa lain bersalah menggunakan dana publik jutaan dolar untuk membeli saham mayoritas di kelompok media terbesar di Panama.

Jaksa menuduh, koran-koran yang dikelola kelompok media tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menyebarkan pemberitaan yang menyokong pemerintahan Martinelli, lansir BBC.

Selain hukuman kurungan, hakim juga memerintahkan Martinelli membayar denda $19,2 juta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Panamapencucian uangRicardo Martinelli
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Pulihkan Akses Media Sosial Usai Pertikaian Pemerintah dengan Gereja Ortodoks Ethiopia
Tulisan selanjutnya Berjaya Semasa Pandemi Covid-19 Sepeda Canggih VanMoof Bangkrut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?