Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ethiopia Pulihkan Akses Media Sosial Usai Pertikaian Pemerintah dengan Gereja Ortodoks Ethiopia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juli 2023 16:48 4:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juli 2023 16:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Orang-orang di Ethiopia sudah kembali dapat menggunakan media sosial seperti Facebook, Telegram, TikTok, dan YouTube untuk pertama kalinya dalam kurun lebih dari lima bulan, usai pertikaian antara pemerintah dan Gereja Ortodoks Ethiopia.

Larangan penggunaan media sosial diberlakukan pada 9 Februari tahun ini setelah terjadi ketegangan antara pemerintah dan Gereja Ortodoks Ethiopia.

Hanya mereka yang memiliki akses ke perangkat lunak jaringan pribadi virtual (VPN) yang dapat masuk ke platform media sosial.

Pada bulan Februari Gereja Ortodoks Ethiopia menghadapi ancaman perpecahan setelah sejumlah uskup agung dari daerah Oromia mengatakan mereka ingin membentuk sebuah sinode baru supaya mereka dapat menggelar ritual peribadatan gereja dalam bahasa Oromo. Hal tersebut menyulut bentrokan maut.

Pengikut ajaran Gereja Ortodoks Ethiopia mencakup 43% populasi, menjadikan mereka sebagai kelompok keagamaan terbesar dan paling berpengaruh di negara Afrika itu.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Bulan lalu, pimpinan Ethio Telecom mengatakan pemblokiran akses bukan keputusan perusahaan milik negara tersebut.

Menurut Internet Society, pemblokiran menimbulkan kerugian bagi Ethiopia $42jita disebabkan dampaknya terhadap aktivitas bisnis masyarakat. Sebagian kalangan lain menyebutkan angka kerugian yang lebih tinggi, lansir BBC Selasa (18/7/2023).

Sejumlah daerah di Tigray, di mana konflik berdarah berlangsung selama dua tahun dan berakhir November tahun lalu, akses ke jaringan internet masih ditutup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gereja ortodoks Ethiopiamedia sosial EthiopiaTigray
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Mendukung Keputusan MA tentang Larangan Pencatatan Perkawinan Beda Agama
Tulisan selanjutnya Mencuci Uang Bekas Presiden Panama Ricardo Martinelli Dijebloskan ke Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?