Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebanon Sebut Film Barbie Promosikan LGBT, Kuwait Larang Pemutarannya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2023 13:57 1:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 Agustus 2023 13:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kuwait mengumumkan melarang pemutaran film Barbie demi melindungi “etika publik dan tradisi sosial,” beberapa hari setelah salah satu menteri Lebanon mendesak pelarangan film tersebut karena “mempromosikan homoseksualitas dan transeksualitas.”

Barbie disebut “menyebarkan ide dan keyakinan asing bagi masyarakat Kuwait dan ketertiban umum”, menurut seorang juru bicara Kementerian Informasi Kuwait, dikutip kantor berita resmi KUNA.

Kementerian juga melarang film horor Australia Talk to Me, yang dibintangi artis transgender, dengan alasan yang sama.

Pada Rabu, Menteri Kebudayaan Lebanon Mohammad Mortada mengumumkan bahwa dia telah meminta kementerian dalam negeri Lebanon untuk “mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melarang pemutaran” Barbie di negara tersebut.

Film tersebut “mempromosikan homoseksualitas dan transeksualitas… mendukung penolakan perwalian ayah, meremehkan dan mengolok-olok peran ibu, dan mempertanyakan perlunya pernikahan dan berkeluarga”, ujarnya.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mengikuti permintaan Mortada, Menteri Dalam Negeri Bassam Mawlawi meminta komite sensor negara, yang berada di bawah kementeriannya dan secara tradisional bertanggung jawab atas keputusan sensor, untuk meninjau film tersebut dan memberikan rekomendasinya.

Film itu dijadwalkan diputar di bioskop-bioskop Lebanon mulai 31 Agustus.

Seruan untuk melarang film Barbie datang di tengah meningkatnya kampanye anti-LGBT di Lebanon, yang dipelopori oleh kelompok bersenjata Syiah Hizbullah.

Dalam pidatonya bulan lalu, Hassan Nasrallah, kepala Hizbullah, meminta otoritas Lebanon untuk mengambil tindakan terhadap materi yang dia anggap mempromosikan homoseksualitas, termasuk dengan “melarang” mereka. Dia mengatakan homoseksualitas menimbulkan “bahaya yang akan segera terjadi” ke Lebanon dan harus “dihadapi”.

Dalam kasus perbuatan homoseksual, Nasrallah mengatakan “dari pertama kali, meskipun dia belum menikah, dia dibunuh”.

Barbie, yang dibintangi oleh Margot Robbie dan Ryan Gosling sebagai Barbie dan Ken, secara luas didukung oleh komunitas LGBTQ di seluruh dunia, meskipun film tersebut tidak memuat secara terang-terangan mendukung hubungan sesama jenis atau tema queer.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BarbieHizbullahHomoseksualitasKuwaitlgbt
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amankan Laut Merah dari Iran Amerika Serikat Kerahkan Pasukan dan Kapal Perang
Tulisan selanjutnya (Video) Truknya Berisi Senjata Terguling Hizbullah Bentrok dengan Warga Kota Kristen Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?