Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kenapa Jutaan Orangtua di Inggris Mengalami Gangguan Mental

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2023 19:10 7:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2023 19:10
Bagikan
Keluarga muslim di Inggris.
Bagikan

Hidayatullah.com– Jutaan orangtua di Inggris mengalami masalah gangguan kesehatan mental, menurut hasil survei, di tengah kenaikan biaya hidup, minimnya dukungan untuk pemeliharaan anak dan pelayanan sosial.

Sebanyak 61% responden mengungkapkan masalah gangguan kesehatan mental yang merek alami, dengan kelompok berpenghasilan rendah cenderung lebih terdampak. Demikian menurut survei yang dilakukan Unicef UK.

Berbagai orang tua mengatakan bahwa mereka merasa kewalahan (49%), cemas (43%), tidak memperoleh dukungan (36%) dan kesepian (26%) sepanjang waktu dalam 12 bulan terakhir.

Sementara itu, 70% orangtua yang memiliki bayi dan anak kecil mengatakan bahwa menjadi orangtua di Inggris semakin sulit setiap tahunnya, dan 70% merasa bahwa menjadi orangtua pada masa sekarang ini lebih sulit dibandingkan era ibu-bapak mereka.

Meningkatnya biaya hidup (83%) adalah alasan paling umum yang membuat para orangtua merasa semakin sulit menjadi orangtua saat ini. Lebih dari dua pertiga (68%) orangtua mengatakan hal ini lebih sulit karena kurangnya layanan penitipan anak, 64% merasa waktu yang mereka habiskan bersama anak-anak lebih sedikit, dan 41% mengatakan layanan dukungan lokal lebih sedikit dibandingkan dahulu. Para orangtua juga mengatakan bahwa biaya perumahan (78%) dan bahaya media sosial (75%) mempersulit proses mengasuh anak pada masa kini.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Dua pertiga (68%) responden mengatakan mereka yakin pemerintah tidak berbuat cukup untuk mendukung mereka sebagai orangtua yang memiliki anak kecil, lansir The Guardian Senin (11/9/2023).

Tiga puluh persen orangtua melaporkan jam kerja mereka lebih panjang dalam satu tahun terakhir karena meningkatnya tekanan keuangan, dan 37% orangtua memiliki lebih sedikit waktu untuk membaca, bermain, dan memasak makanan sehat bersama anak-anak mereka.

Survei ini juga menyoroti kesenjangan yang mencolok, dimana 94% rumah tangga termiskin melaporkan bahwa krisis biaya hidup mempunyai dampak negatif terhadap kehidupan keluarga, bandingkan dengan 78% dari semua orang tua yang mempunyai anak kecil.

Angka-angka tersebut didapatkan dari survei yang dilakukan YouGov untuk Unicef UK atas 2.661 orangtua dari anak-anak berusia empat tahun ke bawah di Inggris pada bulan Juli tahun ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakinggriskesehatan mentalorangtua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jurnalis Myanmar Dipenjara karena Meliput Kampung Muslim Rohingnya Terdampak Badai Tropis
Tulisan selanjutnya Tarik Wisatawan, Menparekraf Luncurkan E-Katalog Masjid Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?