Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Penelitian: 40 Persen Pasien Tak Menyadari Penyakit Diabetes

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2023 08:13 8:13 am
Ahmad
Dipublikasikan 1 Oktober 2023 21:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah studi baru mengungkapkan tren global yang mengkhawatirkan dimana sekitar 40 persen pasien tidak menyadari bahwa mereka mengidap diabetes. Ini terjadi karena mereka tidak pernah didiagnosis, lapor situs berita Wion News.

Pengungkapan ini dimuat dalam laporan “Tinjauan Industri Global Diabetes” dan merupakan survei paling ekstensif hingga saat ini.

Tim peneliti menemukan sebagian besar kasus diabetes yang tidak terdiagnosis terkonsentrasi di wilayah tertentu, seperti di Afrika menduduki peringkat teratas dengan 60 persen, diikuti oleh Asia Tenggara (57 persen) dan Pasifik Barat (56 persen).

Data tersebut memberikan gambaran yang jelas tentang kesadaran dan skrining diabetes di seluruh dunia. Separuh dari pasien yang terdiagnosis diabetes juga ditemukan tidak mendapat pengobatan.

Sekitar tiga dari empat penderita diabetes tinggal di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dimana akses terhadap layanan kesehatan terbatas.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Peneliti utama studi Sasha Korogodski mengatakan bahwa meskipun lebih dari 530 perusahaan di seluruh dunia menawarkan layanan diagnosis diabetes, hanya 33 di antaranya berlokasi di tiga wilayah yang paling terkena dampak.

“Infrastruktur layanan kesehatan yang terbatas dan kurangnya spesialis kesehatan serta peralatan diagnostik menghambat skrining dini untuk diabetes,” kata Korogodski.

Studi ini mensurvei lebih dari 2.800 perusahaan, 1.500 investor, dan 80 pusat penelitian dan pengembangan yang didedikasikan untuk diabetes untuk menilai dampaknya secara global.

CEO Amref Health Innovations Caroline Mbindyo mengatakan separuh penduduk benua Afrika tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan penting.

Bagi warga di daerah terpencil, upaya mendapatkan pengobatan di fasilitas kesehatan memakan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari, ujarnya.

Diabetes tetap menjadi kontributor signifikan terhadap kematian global. Pada tahun 2021, hampir 7 juta kematian di seluruh dunia disebabkan oleh diabetes, dengan lebih dari $970 miliar dihabiskan untuk pengobatan.

Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar organisasi yang terlibat dalam penelitian dan perawatan diabetes – lebih dari 70 perusahaan, atau 55 persen secara global – berlokasi di Amerika Serikat.

Diperkirakan lebih dari 527 orang di seluruh dunia menderita diabetes saat ini.*

Yuk bantu dakwah media melalui BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diabetesHeadlinekencing manispasien diabetesStuditren global
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPATK Memblokir 1000 Rekening Judi Online dengan Transaksi lebih dari Rp 160 Triliun
Tulisan selanjutnya fasilitas senjata nuklir israel Di Depan Badan Atom Dunia, Qatar Minta Israel Patuhi Peraturan Nuklir Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?