Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengamat: Gencatan Senjata Menguntungkan Kelompok Perlawanan dan Hamas

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 November 2023 21:41 9:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 November 2023 14:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rezim ‘Israel’ hari Rabu (22/11/2023) pagi menyetujui kesepakatan gencatan senjata 4 hari mencakup pembebasan 50 dari 239 orang tawanan yang ditangkap kelompok mujahidin A-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) selama infiltrasi k epos-pos militer ‘Israel’ pada 7 Oktober 2023 lalu.

“Kami menghadapi keputusan sulit malam ini, tapi ini adalah keputusan yang tepat,” kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu saat pertemuan dengan cabinet sebagaimana dikutip The Jerusalem Post.

Para penentang kesepakatan itu memperingatkan bahwa hal itu akan merugikan kemampuan ‘Israel’ untuk menjamin pembebasan semua sandera dan mempersulit kampanye militer penjajah untuk bisa mengusir Hamas keluar dari Gaza. Mereka juga memperingatkan bahwa akan sulit untuk melanjutkan perang jika perang telah dihentikan untuk sementara waktu.

Pengamat urusan ‘Israel’ dari Al-Khalil, Tepi Barat, Aadil Syadid, mengatakan, kesepakatan yang dimediasi oleh Qatar ini diambil Zionis karena adanya tekanan kuat dari keluarga pihak tawanan ‘Israel’. Selin itu, Zionis milihat tidak adanya perkembangan signifikan dalam memburu pejuang Hamas. 

“Sebelumnya, Netanyahu mengatakan tidak akan berhenti menyerang, namun akhirnya dia meralat,” kata Syadid.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Rezim teroris ini sebelumnya juga sudah sesumbar tak akan menghentikan bantuan kemanusian, makanan dan minyak, namun akhirnya berubah pikiran. “Netanyahu sudah berkali-kali mengatakan tidak akan melakukan gencatan senjata sebelum Hamas habis,” tambah dia.

Sementara peneliti pemikiran politik dan kolomnis di The New Arab Ziad Abdel Monim,  mengatakan, gencatan senjata sementara ini menguntungkan kelompok perlawanan Palestina dan jelas menunjukkan kekalahan Zionis – ‘Israel’.

Menurutnya, ini karena Netanyahu sudah berkali-kali mengatakan tidak akan membebaskan para tawanan melalui kesepakatan pertukaran, tapi akan membebaskan mereka dengan kekuatan.

Faktanya, para prajuritnya di lapangan terus kalah dan makin banyak yang mati. “Karena operasi darat tentara musuh tidak menghasilkan apa-apa, selain kerugian pihak ‘Israel’,” ujarnya melalui akun pribadinya @saeedziad di media X,yang dulunya bernama Twitter.  

Ia menilai, tawanan yang dibebaskan kelompok perlawanan sebenarnya adalah tamu dan warga sipil –yang sebenarnya–  memang akan dibebaskan kelompok pejuang Palestina. 

Bagaimanapun, menurutnya, gencatan sejenak pihak musuh, akan memudahkan para pejuang Palestina rehat, juga memungkinkan bahan bakar masuk ke Gaza, dan bantuan akan masuk ke wilayah utara.

“Gencatan senjata akan memberikan kesempatan besar bagi masyarakat Gaza untuk memulihkan tenaga, memulihkan energi, dan beristirahat hingga pertempuran dan ketabahan kembali berlanjut,” ujarnya.

Selanjutnya, para pejuang pembebasan Palestina dan Masjidil Aqsha akan bisa menata ulang barisannya, mengatur adegan pertempuran dengan lebih baik, sampai musuh dikalahkan.

“Gencatan senjata adalah pencapaian penting, dan sebuah kemenangan kecil dalam perjalanan menuju kemenangan besar,” tambah dia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataHAMASHeadlineisraelpalestinaperlawanan PalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Hanya di Xinjiang Penutupan Masjid Oleh China Merambah ke Daerah Lain
Tulisan selanjutnya Berita 3 WNI Diculik Zionis, Kemlu: Mereka Dalam Keadaan Baik di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?