Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mantan Penasihat Obama: Meski Kami Bunuh 4.000 Anak-Anak Palestina, Itu Tidak Cukup

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 November 2023 23:17 11:17 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 November 2023 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang mantan pejabat senior Amerika Serikat menuai kecaman setelah menghina seorang penjual makanan halal di New York dengan komentar anti-Muslim dan Islamofobia.

Stuart Seldowitz, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur Kantor Urusan Israel dan Palestina Departemen Luar Negeri AS, terekam dalam sebuah video sedang mengejek dan mengancam penjual makanan halal di Manhattan. Di tengah perdebatan mengenai perang Gaza yang sedang berlangsung, ia mengatakan kepada lawan bicaranya bahwa lebih banyak lagi anak-anak Palestina yang harus mati.

“Jika kita membunuh 4.000 anak Palestina, itu tidak cukup,” kata Seldowitz dengan tenang dalam sebuah percakapan yang terekam dalam video dan diposting di platform media sosial X.

Dalam percakapan lainnya, ia terdengar melontarkan hinaan terhadap Nabi Muhammad.

“Jika kita membunuh 4.000 anak-anak Palestina, tahukah Anda? Itu tidak cukup.”

Mantan pejabat DepLu AS & penasihat pemerintahan Obama, Stuart Seldowitz, berulang kali menghina penjual makanan halal di New York dg komentar anti-Muslim, menghina Quran & Nabi Muhammad @trtworld pic.twitter.com/NVD5M9JUKf

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 22, 2023

Dia juga mengancam akan menggunakan koneksi pemerintahannya untuk memobilisasi polisi rahasia Mesir untuk melawan penjual tersebut, yang dia tuduh sebagai “teroris”.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Mukhabarat di Mesir akan menangkap orang tua Anda. Apakah ayah Anda menyukai kukunya? Mereka akan mencabutnya satu per satu,” kata Seldowitz sambil tersenyum.

Penjual itu terdengar berulang kali memintanya untuk pergi dan mengatakan bahwa dia tidak bisa berbahasa Inggris.

Seldowitz mengatakan bahwa kurangnya kefasihan berbahasa Inggris si penjual menunjukkan bahwa ia “bodoh”.

“Anda harus belajar bahasa Inggris, itu akan membantu Anda ketika mereka mendeportasi Anda kembali ke Mesir dan Mukhabarat ingin mewawancarai Anda,” katanya kepada penjual sambil tersenyum.

Seldowitz dilaporkan memiliki karir yang cemerlang di Deplu AS. Dia juga pernah bertugas di Direktorat Asia Selatan Dewan Keamanan Nasional di bawah Presiden Barack Obama dan kemudian menjadi ketua urusan luar negeri di perusahaan lobi New York, Gotham Government Relations, menurut siaran pers tahun 2022 dari perusahaan tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBarack Obamaislamofobiamenghina Nabi Muhammadpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hacker Palestina Iron Dome Turki Selamatkan Hacker Palestina yang Berhasil Bobol Sistem Iron Dome ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Polri Tetapkan Ketua KPK Tetapkan Firli Bahuri Tersangka Kasus Pemerasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?