Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inilah Biro Perjalanan Asing yang Masuk Pantauan PBB Karena Terkait ’Israel’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Desember 2023 14:36 2:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Desember 2023 14:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu platform layanan reservasi properti hotel atau resor online, Agoda.com membuat heboh media sosial karena diduga terafiliasi’Israel’. Hal ini diketahui setelah profil para petingginya mulai dari CEO hingga direksi lainnya merupakan jebolan’Israel’ dan bahkan diduga mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pertahanan ’Israel’.

Tabir ini diungkap oleh seorang Travel Influencer bernama Alfiah Nurul Hikmawaty. Lewat video yang diunggah, sang Travel Influencer itu menyatakan kekecewaannya atas perusahaan yang berbasis operasional di Bangkok, Singapura, dan Filipina itu.

“Aku sempet pakai Agoda untuk keperluan kegiatanku. Namun belakangan ini aku kecewa karena menemukan fakta di Medsos bahwa para petinggi Agoda itu lulusan dari Universitas di ’Israel’ guys dan mereka mendapatkan bea siswa dari Menteri Pertahanan disana.” tulisnya dengan Akun @avy_vie di Instagram.

Sang Travel Influencer itu menambahkan bahwa para pendiri Agoda yang kedapatan terafiliasi dengan ’Israel’ kemudian berusaha mengubah identitas mereka.

“Kalian bisa lihat di layar belakang aku ini buktinya guys. Minggu lalu para bos-bos ini masih tertulis dapat beasiswa terus sekarang diubah dong, apa maksudnya coba. Sumpah sih kecewa banget. Kok bisa ya keadaan lagi gak kondusif kaya sekarang ini ada aja temuan yang bikin Aku sebagai Travel Influencer kecewa banget. Aplikasi yang sebelumnya bisa diandalkan untuk kehidupan sehari-hari terpengaruh oleh kekejaman zionis dan menyebabkan Aku kecewa dan Aku yakin kalian semua akan kehilangan kepercayaan.” tandasnya. 

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Ungkapan kekecewaan terhadap aplikasi Agoda juga diutarakan warganet di aplikasi TikTok. Disebutkan beberapa pendiri Agoda yang menempuh pendidikan dan mendapatkan beasiswa dari Menteri Pertahanan ’Israel’ antara lain seperti, Omri Morgenshtern, Idan Zalzberg, Ittai Chorev dan Eliana Carmel.

Omri Morgenshtern ditunjuk sebagai Chief Executive Officer Agoda, bagian dari Booking Holdings (Nasdaq: BKNG) pada bulan Juli 2022. Omri menerima gelar MS Magna Cum Laude di bidang Fisika dari Tel Aviv University dan BS Cum Laude di bidang Fisika, Ilmu Komputer dan Matematika dari The Hebrew University ’Israel’.

Idan Zalzberg adalah Chief Technology Officer Agoda. Dalam jabatannya sebelumnya sebagai Chief Data Officer, Idan berperan penting dalam mengelola dan merancang solusi data dan keamanan agoda. Idan merupakan jebolan bidang Fisika dari Universitas Tel Aviv dan BS Fisika dan Matematika dari The Hebrew University ’Israel’.

Ittai Chorev adalah Chief Product Officer di Agoda dan mengepalai pengembangan produk yang mengawasi pembuatan produk yang dapat digunakan oleh konsumen, alat pemasaran, solusi fintech, dan produk yang dapat digunakan oleh pemasok di seluruh kategori produk. Ittai memegang gelar M.Sc. di bidang Matematika, Magna cum laude, dari Universitas Ibrani Yerusalem, ’Israel’.

Eliana Carmel memimpin tim Sumber Daya Manusia agoda, mengawasi fungsi dan inisiatif Sumber Daya Manusia berbasis data di agoda. Dia meraih gelar Magister Hukum, Hukum Keuangan dan Administrasi Bisnis dari Universitas Bar-Ilan dan gelar BA Ganda di bidang Ekonomi & Bisnis dari Universitas Ibrani Yerusalem, ’Israel’.

Situs resmi Agoda juga menyebut profil para pucuk pimpinan Agoda memang lulusan universitas di ’Israel’. Sedangkan status mendapatkan beasiswa dari’Israel’ Defense Force belakangan dihapus.

Kaitan ’Israel’ dengan Agoda sebenarnya tidak mengejutkan, karena sebelumnya Booking.com (holding atau induk Agoda) sudah lama diboikot di beberapa negara karena mempromosikan liburan ke’Israel’, seperti dilansir Al-Jazeera. Promosi ini dinilai mendukung penjajahan dan zionisme yang tengah dilakukan atas rakyat Palestina.

Hal ini terungkap adalam laporan Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa pada 2020 yang merilis daftar 112 perusahaan ini melakukan sejumlah aktivitas yang mendukung ’Israel’ menduduki wilayah Palestina. Salah satunya adalah perusahaan asal Belanda Booking.com yang merupakan induk dari Agoda.com, dan juga AirBnB.

Apalagi, terkait produk-produk yang diduga mendukung ’Israel’, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang tegas yang mengharamkan dukungan secara langsung maupun tidak langsung terhadap ’Israel’. Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan kepada rakyat Palestina di Gaza yang tengah mengalami penderitaan luar biasa atas serangan ’Israel’.

Sementara itu di Indonesia, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah merilis Fatwa Terbaru Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina. Fatwa ini merekomendasikan agar umat Islam menghindari penggunaan produk yang terafiliasi dengan ’Israel’.

Ketua MUI Bidang Fatwa Prof Asrorun Niam Sholeh menegaskan bahwa mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas agresi ’Israel’ hukumnya wajib. Sebaliknya, mendukung ’Israel’ dan produk yang mendukung ’Israel’ hukumnya haram.

“Mendukung pihak yang diketahui mendukung agresi ’Israel’, baik langsung maupun tidak langsung, seperti dengan membeli produk dari produsen yang secara nyata mendukung agresi ’Israel’ hukumnya haram,” tegas Prof Niam.

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Cholil Nafis memberikan penjelasan terkait fatwa MUI tersebut. Menurutnya, fatwa tersebut bertujuan untuk menghentikan penyerangan ’Israel’ terhadap Palestina.

“Kita berharap penyerangan’Israel’ kepada Palestina segera dihentikan, dengan cara kita tidak menyumbang amunisi kepada ’Israel’ dan kita tidak menolong’Israel’ untuk kedzaliman,” ujar KH. Cholil Nafis, Jumat (8/12).*/EK

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agodaAirBNBbiro perjalanan asingBiro perjalanan IsraelBooking.comPBBpendukung Israe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Liburan, Waspada Biro Perjalanan Asing Pendukung ’Israel’
Tulisan selanjutnya Para Pelaut Muslim yang Dikenal dalam Sejarah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?