Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muhammadiyah Bagian Penting Bangsa dan Ada Sebelum Indonesia Lahir

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Desember 2023 12:43 12:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Desember 2023 13:20
Bagikan
KH Saad Ibrahim Ketua PP Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com—Muhammadiyah tidak hanya dikenal karena eksistensinya yang sudah mencapai 111 tahun, sudah ada sebelum Indonesia lahir. Keberadaan Muhammadiyah dikenal tentang perannya memajukan, mencerdaskan, menyehatkan, dan menyejahterakan bangsa.

“Karena Muhammadiyah lahir lebih dahulu dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kadang-kadang saya berpikir, jangan-jangan Indonesia jadi bagus karena ada publik Muhammadiyah,” kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, KH Saad Ibrahim acara Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) 2023-2027, Renda Lestari.

Padahal menurut Kiai Saad, gerakan mencerdaskan, menyehatkan, dan menyejahterakan bangsa adalah Aman Undang-Undang kepada Negara. Meski demikian, Muhammadiyah tidak diam dan berpangku tangan. Bahkan gerakan itu telah dilakukan Muhammadiyah sejak sebelum lahirnya Republik Indonesia.

Mulai 1912 sejak awal kelahirannya, sampai sekarang Muhammadiyah berusia 111 tahun tidak pernah berhenti memberi dan berbakti untuk umat, bangsa, bahkan sampai kemanusiaan universal.

Namun demikian, Muhammadiyah tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia. Bahkan menurut Kiai Saad, Muhammadiyah adalah bagian terpenting dari Indonesia.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Oleh karena itu, kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) Kiai Saad Ibrahim berpesan supaya melanjutkan gerakan tersebut. Salah satunya melalui pemberian beasiswa, bukan hanya kepada mereka yang berprestasi, dan kader, tetapi juga untuk anak-anak berpotensi tapi lemah ekonomi.

“Mari berpihak pada yang paling bawah. Kalau ada mahasiswa dan memang betul-betul dari garis yang paling bawah, berikan dia sesuatu. Ada bagian khusus beasiswa yang konteksnya karena prestasi, tetapi ada juga beasiswa yang diperuntukkan gratis kepada yang tidak mampu,” pesan Kiai Saad.

Kiai Saad kembali menegaskan, gerakan yang dilakukan Muhammadiyah selain sebagai bentuk bakti untuk bangsa, di sisi lain juga sebagai cara membesarkan Muhammadiyah dari dalam.

Sementara itu, kepada pejabat di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) termasuk Rektor UMUBA, Kiai Saad berpesan supaya menanggalkan kesimpulan jabatan di Muhammadiyah adalah suatu kemuliaan, sehingga ingin pejabat tersebut dimuliakan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:1 Abad Muhammadiyah111 tahun MuhammadiyahMuhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya biden, penindasan muslim uighur Presiden AS Joe Biden: Saya Seorang Zionis dan Mencintai Netanyahu   
Tulisan selanjutnya Pemerintah Usulkan Rancangan Qanun Aceh tentang Grand Design Syariat Islam  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?