Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penjara untuk Diktator Suriname dalam Kasus Pembunuhan Lawan Politiknya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2023 20:35 8:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2023 20:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas diktator Suriname Desi Bouterse, hari Rabu (20/12/2023), dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan 15 lawan politiknya semasa rezim militer pada Desember 1982, mengakhiri 16 tahun pergulatan hukum.

Bouterse, 78, sebelumnya sudah dijatuhi hukuman dalam kasus itu pada 2019 dan 2021 tetapi dia mengajukan banding. Dalam upaya terakhirnya, pengadilan justru menguatkan keputusan sebelumnya.

Hakimhanya menjatuhkan hukuman penjara 20 tahun karena mempertimbangkan usianya dan itu merupakan hukuman maksimal yang bisa diberikan ketika pembunuhan-pembunuhan itu terjadi.

Hugo Essed, pengacara yang mewakili kerabat korban, menyambut baik keputusan pengadilan.

Baik Bouterse, maupun empat terdakwa lain dalam kasus yang sama yang dihukum 15 tahun penjara, hadir dalam persidangan untuk mendengarkan vonis hukuman mereka.

Baca Juga

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Pengacara Bouterse, Irvin Kanhai, mengaku tidak puas dengan keputusan hakim karena dia berharap kliennya dibebaskan.

Bouterse saat ini masih menjabat sebagai ketua Partai Nasional Demokrat. Para pendukung yang memanggilnya “boss” tidak menerima vonis pengadilan. Bouterse beberapa kali meminta agar mereka tenang, sementara aparat keamanan bersiaga di ibu kota Paramaribo.

Bouterse masih memiliki peluang untuk mendapatkan pengampunan dari presiden. Namun, menurut Essed, legislasinya di Suriname tidak jelas.

“Apabila permintaan pengampunan diajukan, belum tentu pengadilan akan menganjurkan untuk memberikannya,” kata Essed seperti dilansir Associated Press.

Henk Kamperveen, putra dari Andre Kamperveen salah satu dari 15 korban, memgaku senang proses hukum yang berjalan lama itu akhirnya berakhir.

“Kami tidak akan merayakannya,” kata Kamperveen, seraya menambahkan bahwa itu bukan kemenangan kerabat korban melainkan kemenangan hukum di Suriname.

Jaksa meminta Bouterse segera dijebloskan ke penjara, tetapi hakim tidak mendukung permintaan tersebut.

Bouterse memimpin kudeta berdarah sebelum menjadi diktator pada 1980 sampai 1987. Dia kemudian terpilih sebagai presiden lewat pemilu untuk periode 2010 sampai 2020.

Dia dan dua puluhan irang lain dituduh menciduk sejumlah orang ternama termasuk pengacara, jurnalis dan profesor universitas dan mengeksekusi mereka pasa 1982 di sebuah benteng peninggalan kolonial di Paramaribo.

Bekas diktator itu menerimanya “tanggung jawab politik” untuk kasus tersebut, tetapi dia bersikukuh tidak harir ketika eksekusi-eksekusi itu dilakukan yang dikenal sebagai “pembunuhan Desember”.

Pengadilan kasus itu dimulai pada 2007, hampir seperempat abad setelah kejadian. Awalnya total ada 25 terdakwa. Sebanyak 12 orang sudah dinyatakan bebas, enam meninggal dunia dan lima sudah dijatuhi hukuman. Dua terdkawa sudah dinyatakan bersalah tetapi mereka diyakini kabur dari Suriname.

Bouterse gagal untuk meloloskan undang-undang amnesti setelah terpilih sebagai presiden pada 2010. Kemudian pada 2016 dia memerintahkan pihak kejaksaan untuk menghentikan proses hukumnya dengan alasan keamanan nasional, tetapi pengadilan menolaknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Desi BouterseSuriname
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Meriam Air ke Aksi Protes Wanita Balochistan
Tulisan selanjutnya Militer ‘Israel’ Mengkonfirmasi Kematian Empat Tentaranya di Jalur Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

5 Juni 2026 06:00
Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?