Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis Tidak Lagi Terima Imam Didikan Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2024 07:42 7:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2024 07:32
Bagikan
Protes Islamofobia di Prancis
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin mengumumkan dalam sebuah surat bahwa mulai 1 Januari 2024 Prancis tidak lagi menerima imam baru yang dididik di luar negeri atau dikirim oleh negara lain. Hal ini dilakukan guna mengurangi “pengaruh asing” terhadap Islam di Prancis.

Itu artinya, per 1 April 2024 para imam yang dikirim oleh negara lain yang masih berada di Prancis tidak dapat bertahan di negara itu dengan status seperti saat ini.

Mereka harus mengubah statusnya dan kerangka kerja tertentu akan diberlakukan guna memungkinkan organisasi pengelola masjid merekrut imamnya sendiri dan akan digaji sendiri secara langsung oleh mereka, lansir RFI.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada imam yang dibayar oleh negara asing, dimana ia adalah pegawai negeri atau pejabat publik.

Pada 2020, Presiden Emmanuel Macron mengumumkan maksudnya untuk mengakhiri kerja sekitar 300 imam yang dikirim dan digaji oleh negara-negara asing seperti Aljazair, Turki dan Maroko, sementara pada saat yang sama menambah jumlah imam yang dididik di Prancis.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Macron mengatakan langkah itu ditujukan untuk mengurangi pengaruh asing terhadap Islam di Prancis, termasuk “separatisme di kalangan Muslim”.

Menteri dalam negeri kala itu Christophe Castaner “Kami sedang berupaya untuk mengakhiri tugas imam yang diperbantukan pada tahun 2024”.

Namun berdasarkan surat kementerian yang baru, kedatangan sekitar 300 “imam Ramadhan “ – para qari dan hafiz Qur’an yang bepergian ke Prancis selama bulan puasa – tidak dipermasalahkan.

Darmanin juga memyerukan agar proporsi imam yang dididik di Prancis ditambah, setidaknya “sebagian pendidikannya dijalani di Prancis”, dan supaya pelatihan mereka selaras dengan “hukum dan prinsip-prinsip negara Republik Prancis”.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:imamislamPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peraih Nobel Muhammad Yunus Dihukum Melanggar UU Ketenagakerjaan Bangladesh
Tulisan selanjutnya Usai Kapal Houthi Diserang AS, Iran Kerahkan Kapal Perang ke Laut Merah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?