Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dituduh Wahabi, PKS Lampung Tantang Gus Miftah “Bedah Kitab” Ahlus Sunnah Wal Jamaah

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Januari 2024 22:10 10:10 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Januari 2024 21:40
Bagikan
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim mengajak mubaligh Gus Miftah duduk bareng mengkaji kitab Ahlus Sunnah Wal Jamaah setelah pendakwah berambut gondrong itu menuduh PKS  identik dengan wahabi.

“Ngawur ini (ucapan) Gus Miftah. Sudah cara menerjemahkannya gak bener, cara mentafsirkannya juga gak komprehensif,” ujar Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim, dalam unggahan video di instagram pribadinya @mas.mufti pada Selasa (16/1/2024).

Sebelumnya, dalam seniaj pernyataan terbarunya, Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah dinilai sudah menyudutkan PKS dalam acara pengajian akbar di Lapangan Cipta Karya Kalianda,Lampung Selatan, Jumat (12/01/2024) malam.

Dalam acara di depan ribuan orang dan turut dihadiri langsung dua tokoh nasinonal, Ketua PP PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan itu Gus Miftah menanyakan kepada peserta pengajian, apakah NU menyenangkan apa memperingatkan.

Saat itu massa yang mayoritas ibu-ibu menjawab “menyenangkan”. “NU itu menyenangkan atau menakut-nakuti?”, tanya Gus Miftah lagi.

Baca Juga

Itamar Ben Gvir melarang azan
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

Lagi-lagi dijawab jamaah “menyenangkan”. Hingga, keluarlah pernyataan Gus Miftah yang menyudutkan PKS.

“Dakwahnya yang menyenangkan di Indonesia itu ada di ahlusunnah wal jamaah. Yang namanya Nahdlatul Ulama (NU). Sementara sebaliknya, yang nakut-nakuti dan banyak yang ngasih peringatan itu di Indonesia itu identik dengan wahabi. Menyenangkan itu NU, yang sukanya menakut nakuti wahabi. Wahabi itu di Indonesia identik dengan PKS. Makanya saya tidak yakin, kalau orang NU bisa maju bareng dengan PKS,” paparnya.

Atas pernyataan tersebut, Ahmad Mufti Salim yang juga alumnus Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta “menantang” Gus Miftah mengklarifikasinya dengan mengaji kitab bareng dan duduk bersama.

“Yuk, kita ngaji bareng, bagaimana cara yang benar menafsirkan ayat itu, Gus Miftah yang salah atau saya yang salah memahami ayat itu. Karena PKS itu tidak seperti itu. Ini tantangan buat Gus Miftah mudah-mudahan segera di jawab,” ujarnya.

Mufti Salim berharap Miftah menyempatkan waktu datang kembali ke Lampung menemuinya dan dapat membuktikan klaim yang dinilai sepihaknya tersebut, dengan sama-sama membuka tafsir kitab ahlusunnah wal jamaah di depan para ulama dan Ketua MUI Lampung untuk membuktikan siapa yang salah menafsirkan.

Masih menurut Mufti Salim, ungkapan yang disampaikan Miftah dalam ceramah tersebut dianggapnya dapat dikategorikan ucapan hoaks, memfitnah dan perbuatan tidak menyenangkan karena dapat merusak citra nama baik PKS selama ini.

Pasalnya, segala penilaian Gus Miftah ternyata salah menerjamahkan, keliru menafsirkan, sangat tidak berdasar serta diucapakan secara tidak konprehensif.

“Bismillah, dakwah boleh dilakukan dengan berdebat, dengan cara yang lebih baik, Tantangan ini semata-mata untuk menghadirkan kebaikan di kalangan ummat, agar tidak terjadi adu domba,”ucapnya.

Mufti yang juga mengaku langkah tegasnya ini sebagai bentuk pertanggungjawabannya sebagai perwakilan dari PKS, serta merasa terpanggil untuk meluruskan, mengupas dan mempertanggungjawabkan pernyataan Gus Miftah, yang dianggap meresahkan seluruh lapisan masyarakat tersebut.

“Sungguh miris karena ucapan itu dilontarkan Gus Miftah dan hal itu mengarah pada (upaya) memecah (belah) persatuan, kesatuan serta ukhuwah bangsa dan negara khususnya dikalangan umat islam itu sendiri,”pungkas Mufti Salim.*/insanares

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlus Sunnah Wal Jama’ahAhmad Mufti SalimGus MiftahHeadlinePKSPKS Lampungwahabi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Dukung Langkah Afsel Menyeret Israel ke Mahkamah Internasional
Tulisan selanjutnya Mata Dunia Tertuju ke Gaza, Padahal Tepi Barat Juga Merana (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hujan Deras Merendam Bangkok

Berita
26 September 2026 16:39
Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Terbaru

  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!

Mungkin Anda Juga Suka

Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

30 September 2026 20:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?