Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Grand Syeikh  Sambut Hangat Santri Muhammadiyah Peserta Arabic Camp yang Lolos Al-Azhar

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Januari 2024 16:12 4:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 Januari 2024 16:10
Bagikan
Santri Madrasah Mu’allimin-Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, peserta Arabic Camp disambut Grand Syekh Al-Azhar (GSA) Prof. Dr Ahmad Thayyip (laman muhammadiyah.or.id)
Bagikan

Hidayatullah.com—Grand Syekh Al-Azhar (GSA) Prof. Dr Ahmad Thayyip menyambut santri Madrasah Mu’allimin-Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, peserta Arabic Camp dengan penuh hangat.

Syeikh Thayyip menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran para penuntut ilmu yang jauh-jauh meninggalkan kampung halamannya untuk belajar dan memilih Al-Azhar.

“Dari dulu, hingga saat ini, dan untuk seterusnya Al-Azhar tetap akan menjadi kiblat ilmu umat Islam. Saya berharap, meski pembelajaran kalian ini singkat, suatu saat saya bisa melihat kalian beberapa tahun lagi menjadi mahasiswa berprestasi di Al-Azhar,”  katanya pada hari Selasa (23/1/2024).

Para santri adalah peserta Arabic Camp2024, bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir dan Markaz Tathwir dibawah naungan Universitas Al-Azhar.

Mewakili rombongan peserta daurah, Ketua PCIM Mesir Hidanul Achwan mengucapkan rasa syukur dan banyak terimakasih atas segala perhatian dan dukungan GSA atas terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

“Meski hanya 3 pekan, dengan banyak kegiatan outdoor dan belajar bahasa arab langsung praktik di lapangan, para peserta merasa hidup dengan bahasa tersebut sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan berkesan. Sekali lagi kami berterimakasih atas segala keindahan pembelajaran di sini,” pungkasnya dikutip laman resmi Muhammadiyah.

Turut hadir pula dalam pertemuan ini Penasehat GSA sekaligus Direktur Markaz Tathwir Ta’lim Thulab Wafidin Prof. Nahlah As-Sha’idi,  Dekan Ma’had Al-Azhar Dr. Ahmad dan jajaran lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 44 santri, setelah 3 pekan belajar bahasa Arab di Mesir, para peserta akan melanjutkan perjalanan ke tanah haram untuk menunaikan ibadah umroh selama satu pekan.

Diketahui, santri mu’alimin mu’alimat Muhammadiyah rajin mengadakan daurah  bahasa Arab di Markaz Tathwir Al-Azhar Mesir secara berkala setiap tahun. Tahun lalu, sebanyak 30 siswa mu’allimin dan 10 siswi mu’allimat selesai mengikuti  program Arabic Camp dengan tajuk “Mu’ayasah Lughah Al-Arabiyyah” selama 2 pekan.

Program ini diawali sejak bulan Januari 2023 yang lalu. Para peserta melaksanakan tes online tahdid mustawa, dari hasil tes tersebut para siswa/i di kelompokkan sesuai dengan kemampuannya yang kemudian disesuaikan treatment pembelajarannya selama di Mesir.

Pelajaran dilakukan dengan dua metode, teori dan praktek. Kegiatan teori dilakukan di kelas lengkap dengan fasilitas yang memadai.

Dalam kegiatan praktek, para peserta diajak melihat kegiatan muamalah di pasar, bandara, perpustakaan, dll, diakhir pemberian syahadah.

Kegiatan ini tak luput dari keberadaan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir menjadi jembatan bagi Muhammadiyah dengan Mesir, untuk melahirkan ulama Muhammadiyah.

Mukhlis Rahmanto, alumni Universitas Al Azhar, Mesir sekaligus pernah aktif di PCIM Mesir menjelaskan, PCIM Mesir berdiri pada tahun 2003. Di saat pendirian, Ketua Umum PP Muhammadiyah waktu itu, Din Syamsudin datang secara langsung.

“PCIM ini sekarang banyak sekali aktivitasnya, terutama untuk perkaderan ulama dan sekarang sudah mempunyai gedung dakwah sendiri,” ucap Mukhlis dalam Interview Podcast Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

Kini PCIM memiliki gedung dakwah selain digunakan sebagai tempat pertemuan para kader, juga dimanfaatkan sebagai unit bisnis hotel atau penginapan. Selain itu, PCIM Mesir juga memiliki Amal Usaha Pendidikan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), juga kegiatan Tapak Suci yang banyak memiliki anggota warga Mesir.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-AzharArabic CampGrand Syeikh Al-AzharMu'alimin Mu'alimat MuhammadiyahMuhammadiyahSyeikh Mohammad Thayyip
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Tolak ‘Israel’ yang Menentang Negara Palestina
Tulisan selanjutnya Makna di Balik Isra’ Mi’raj

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?